Ticker

6/recent/ticker-posts

Malam Tahun Baru Tol Jagorawi Ditutup?

(Foto: Dok. Prokompim Kota Bogor)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.


BOGOR, Bogor24.id -- Kendati pemerintah sejak jauh hari sudah mengimbau warga untuk tidak bepergian atau melakukan mobilitas di masa libur Natal dan tahun baru (Nataru) pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, namun rupanya himbauan tersebut belum dieasa cukup efektif.

Oleh sebab itu, beragam rencana telah disusun pemerintah untuk menekan mobilitas masyarakat demi mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 di akhir tahun. Di antaranya adalah dengan munculnya wacana penutupan akses Jalan Tol Jagorawi arah Puncak, Kabupaten Bogor pada momen perayaan tahun baru 2022.

Penutupan akses tol tersebut dilakukan jika ada diskresi dari Polres Bogor setelah menilai kondisi volume lalu lintas dirasa mulai mengalami kepadatan.

Ada pun wacana penutupan akses Tol Jagorawi menuju kawasan wisata Puncak ini akan dilakukan mulai 31 Desember 2021 pukul 16.00 WIB. Nantinya akses tol baru akan dibuka kembali pada pagi keesokan harinya, 1 Januari 2022 pukul 06.00 WIB.

Menurut GM Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, Tri Wahyu Subekti dalam konferensi pers, Senin (20/12/2021), penutupan akses tersebut jadi salah satu upaya meningkatkan layanan jalan Tol Jagorawi.

Selain itu, langkah tersebut diwacanakan sebagai antisipasi kepadatan arus lalu lintas yang rutin terjadi tiap malam pergantian tahun. Ini mengingat Tol Jagorawi masih jadi jalur favorit masyarakat untuk menuju daerah Puncak, Kabupaten Bogor.

Tri mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Bogor mengenai wacana penutupan akses tol tersebut guna membatasi mobilitas masyarakat.

"Nanti mungkin biasanya dari pihak kepolisian akan memasang spanduk informasi sebelumnya untuk pemberitahuan kepada pengguna jalan," kata Tri.

Sekadar mengingatkan, menurut Surat Edaran (SE) Nomor 109 Tahun 2021 yang dirilis Kementerian Perhubungan (Kemenhub), disebutkan pihak kepolisian memiliki diskresi untuk mengendalikan perjalanan darat bagi pengguna kendaraan pribadi dengan menerapkan pengaturan lalu lintas. Baik di jalan tol maupun non-tol dalam bentuk contraflow, sistem satu arah hingga ganjil genap.

Di dalamnya juga disinggung mengenai aturan terbaru perjalanan dengan transportasi darat selama Libur Nataru, termasuk pihak kepolisian berhak melakukan pengaturan lalu lintas sesuai dengan diskresi yang berlaku.

Posting Komentar

0 Komentar