Ticker

6/recent/ticker-posts

Layanan Pesan Antar Makanan "Online", Tren yang Menjadi Gaya Hidup Masa Kini

Ilustrasi pemesanan makanan daring. (Foto: Source Google Unilever Food Solutions)



Penulis: Devina Putri
Editor: Donni Andriawan S.


BOGOR, Bogor24.id -- Masa pandemi yang terjadi nyaris dua tahun ini telah membuat banyak perubahan perilaku hingga kebiasaan masyarakat, termasuk satu di antaranya adalah soal pemesanan makanan.

Sebab, di masa pandemi ini semakin banyak orang yang melakukan pemesanan makanan secara daring melalui berbagai platform atau layanan pesan antar yang terus tumbuh setiap waktunya.

Kebiasaan ini di antaranya dilatar belakangi dengan adanya aturan yang dikeluarkan pemerintah melalui berbagai kebijakan mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang bahkan masih berlaku sampai saat ini.

Di mana pemerintah menutup sampai membatasi operasional tempat makan seperti rumah makan, restoran, kafe bahkan hingga warung kaki lima. Ketika diizinkan buka pun, para pengelolanya tidak diperkenankan untuk menerima makan di tempat (dine in) atau membatasi jumlah pengunjungnya. Sehingga faktor tersebut menjadi salah satu pemicu melonjaknya permintaan pemesanan makanan secara online.

Namun demikian, meski pemerintah sudah mulai melonggarkan aturan dan kebijakannya soal operasional sektor kuliner itu tidak lantas membuat permintaan pemesanan secara online turun drastis. Karena nyatanya tren ini masih terus berlangsung setidaknya sampai saat ini.

Sebab, berbagai sumber menyebutkan bahwa tren pemesanan makanan secara daring ini masih akan terus tumbuh dan bahkan diprediksi akan mengalami peningkatan jelang libur akhir tahun ini. Terlebih pemerintah akan segera memberlakukan secara serentak status level tiga PPKM untuk di seluruh Indonesia.

Kebijakan tidak populis tersebut terpaksa diambil sebagai upaya pemerintah untuk menekan mobilitas masyarakat pada masa liburan akhir tahun dan ancaman ledakan kasus baru Covid-19 yang belakangan ini sudah mulai terkendali.

Posting Komentar

0 Komentar