Ticker

6/recent/ticker-posts

Dari Bisnis Pasir Kini Teddy Hidayat Raup Keuntungan dari Jangkrik

(Foto-foto: Yuda Muhtar/Bogor24.id)



Penulis: Yuda Muhtar
Editor: Donni Andriawan S.


BOJONGKERTA, Bogor24.id -- Banyaknya populasi penghobi burung kicau, ikan hias hingga pemancing membuat kebutuhan akan jangkrik sebagai salah satu pakannya terus meningkat sepanjang waktu. Pasalnya, kebutuhan akan jangkrik masih terbatas dan belum bisa memenuhi permintaan pasar yang begitu besar.

Peluang ini pun dimanfaatkan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Bojongkerta Teddy Hidayat, yang ikut membudidayakan jangkrik sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Ditemui di lokasi pembudidayaannya di RT 01/02 Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogot, Jumat (19/11/2021) siang, Teddy menceritakan usahanya itu baru berjalan selama enam bulan.

"Sebenarnya ini usaha tambahan saja, karena baru berjalan enam bulan. Selama ini saya 'main' di material bangunan seperti pasir, batu split dan batu kali. Saya ikut membudidayakan jangkrik ini karena potensi pasarnya lumayan besar, dan selama ini pasar belum bisa memenuhi permintaan yang tinggi," papar Teddy.


Lebih lanjut dia menerangkan, untuk menjalankan usahanya itu dirinya dibantu lima orang pegawai yang setiap harinya bertugas untuk memberi pakan dan mengecek kondisi kandangnya yang hanya terbuat dari papan triplek berbentuk kotak memanjang.

"Jadi setiap hari para pegawai ini tugasnya hanya memberikan pakan saja, karena jangkrik ini diberi makan bisa sampai lima kali sehari. Tapi selebihnya untuk perawatan terbilang mudah," ungkap Teddy.

Mengenai omzet yang diperolehnya dari berbisnis jangkrik ini, ia enggan menyebutkannya secara detail. Hanya saja dirinya menuturkan bahwa jangkriknya itu bisa dipanen setiap dua minggu sekali dengan hasil yang diperoleh hingga mencapai 80 kilogram.

"Ya, kalau permintaan sedang sepi harganya sekitar Rp 30.000 sampai Rp 35.000 saja. Tapi kalau lagi ramai harganya bisa melonjak hingga Rp 55.000 per kilogramnya," imbuhnya.

Posting Komentar

0 Komentar