Ticker

6/recent/ticker-posts

Gunakan "Wiper" Saat Kering, Ini Akibatnya

(Foto: CaruserMagz)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.


BOGOR, Bogor24.id -- Meski tidak semuanya, namun ada beberapa pemilik atau pengemudi mobil yang salah kaprah dalam menjalankan fungsi komponen yang terpasang di kendaraannya. Satu di antaranya soal penggunaan penyeka kaca (wiper).

Sebab, tidak sedikit yang kerap menyalakan wiper dalam kondisi kering. Padahal kebiasaan buruk itu bisa menyebabkan kerusakan pada perangkat yang ada dan kerugian yang besar bagi setiap pemilik mobil.

Ini dikarenakan saat kondisi kering bagian kaca mobil kerap menempel debu, kotoran bahkan hingga minyak yang berasal dari lingkungan sekitar maupun dari kendaraan yang ada di depannya.

Jika dalam kondisi tersebut langsung menyalakan wiper tanpa menyemprotkan air terlebih dulu, maka akan mengakibatkan karet wiper yang kering akan langsung menyentuh permukaan kaca dan berpotensi menimbulkan baret.

Akibatnya, bila perlakuan salah seperti itu terus dilakukan maka akan membuat karet wiper robek dan permukaan kaca baret yang disebabkan goresan dari debu atau kotoran yang menempel di kaca.

Maka sangat disarankan untuk terlebih dulu menyemprotkan air ke permukaan kaca meskipun turun hujan. Sebab, dengan terlebih dulu menyemprotkan air yang berasal dari tangki penampung yang telah dicampurkan dengan cairan khusus pembersih kaca tidak saja akan meminimalisir timbulnya baret pada kaca namun juga membuat pandangan menjadi lebih jernih.

Selain itu, dengan penggunaan wiper yang benar dapat mengurangi potensi kerusakan yang lebih parah pada kaca depan. Sebab, jika sudah mengalami baret yang lebih dalam visibilitas menjadi berkurang. Jika masih bisa diakali atau diperbaiki di bengkel atau salon mobil biayanya hanya ratusan ribu saja. Tapi bila harus mengganti kaca tentu biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih besar bisa mencapai jutaan rupiah.

Posting Komentar

0 Komentar