Ticker

6/recent/ticker-posts

Wilayah Ini Izinkan Anak di Bawah 12 Tahun Masuk Mal

(Foto-foto: Dok. Prokompim Kota Bogor)


Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

JAKARTA, Bogor24.id -- Seiring membaiknya kondisi pandemi Covid-19 di Jawa-Bali membuat pemerintah melakukan beberapa relaksasi terkait aktivitas masyarakat, salah satunya mengenai uji coba pembukaan pusat perbelanjaan atau mal untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Kendati pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali selama dua pekan ke depan terhitung mulai 21 September hingga 4 Oktober mendatang.

Informasi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers secara virtual, Senin (20/9/2021).

"Dengan pengawasan dan pendampingan orangtua (anak di bawah usia 12 tahun diperbolehkan masuk mal), yang akan diterapkan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surabaya," kata Luhut.

Dia juga mengatakan, pembukaan bioskop di kabupaten/kota dengan status PPKM level tiga dan level dua diperbolehkan menerima pengunjung kategori kuning dalam aplikasi PeduliLindungi.

Ada pun warna kuning atau oranye dalam aplikasi PeduliLindungi ialah pengunjung yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Kelompok ini diizinkan masuk ke ruang publik setelah petugas melakukan verifikasi lebih lanjut.


"Pembukaan bioskop dengan kapasitas maksimal 50 persen pada kota-kota level tiga dan level dua, namun dengan kewajiban menggunakan aplikasi PeduliLindungi serta penerapan protokol kesehatan," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa pemerintah akhirnya secara resmi mengumumkan untuk kembali melanjutkan PPKM level dua sampai level empat untuk menekan penyebaran virus corona. Kebijakan PPKM Jawa-Bali ini diperpanjang selama dua minggu ke depan, yaitu terhitung mulai 21 September hingga 4 Oktober mendatang.

Keputusan tersebut diumumkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melalui tayangan kanal Youtube Perekonomian RI, Senin (20/9/2021).

Dikatakan Luhut, perpanjangan PPKM Jawa-Bali itu dengan melihat perkembangan yang ada. Di mana kebijakan tersebut diberlakukan selama dua minggu untuk wilayah Jawa-Bali.

"Namun evaluasi dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan yang begitu cepat. Tetapi, saat ini tidak ada lagi kabupaten/kota yang di wilayah Jawa dan Bali yang berada di level empat," jelas Luhut.

Posting Komentar

0 Komentar