Ticker

6/recent/ticker-posts

Pilih Lajur yang Aman di Jalan Tol

 

(Foto: Dok. Bogor24.id)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.


BOGOR, Bogor24.id -- Banyaknya pemilik kendaraan pribadi di Indonesia sayangnya tidak dibarengi dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai aturan dan etika berlalu lintas yang baik. Sebab, masih sering ditemui pengendara yang kerap mengemudi secara ugal-ugalan yang berpotensi menimbulkan terjadinya kecelakaan.

Pemandangan seperti itu tidak hanya terjadi di jalan arteri saja, namun juga di jalan bebas hambatan (tol). Salah satunya yang kerap terlihat adalah pengendara yang dengan santainya melaju lambat di lajur paling kanan yang notabene sebenarnya diperuntukkan hanya untuk mendahului.

Selain faktor ketidaktahuan akan aturan berlalu lintas khususnya selama berada di jalan tol, alasan pengendara biasanya disebabkan jika berada di lajur satu atau lajur lambat banyak kendaraan besar seperti truk yang berjalan lambat. Sehingga mereka lebih memilih lajur kanan atau lajur cepat meski sebetulnya keliru dan membahayakan.

Oleh sebab itu, agar tercipta kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman di jalan tol diperlukan pemahaman dan pengetahuan yang cukup baik dari setiap pengendara. Karena, pemilihan lajur juga akan menciptakan rasa aman bagi Anda dan orang lain. Di antaranya adalah dengan memilih lajur di tengah.

Pemilihan lajur tengah ini bukan tanpa alasan, karena pemilihan lajur itu juga menjadi semacam escape route saat terjadinya insiden kecelakaan di jalan tol. Ketika dihadapkan pada kejadian tidak diinginkan tersebut, pengemudi bisa menghindar dengan berpindah lajur baik itu ke sebelah kiri atau kanannya.

Dengan demikian, akan terhindar dari fatalitas kecelakaan yang disebabkan tabrakan beruntun. Itu karena rata-rata pengemudi mengendarai kendaraannya dalam kecepatan tinggi, sehingga tidak memiliki waktu untuk melakukan pengereman dan menghindar.

Akan lain ceritanya pula bila saat terjadinya insiden kecelakaan pengemudi berada di lajur kanan atau lajur cepat. Ketika terjadi insiden hanya memiliki satu lajur ke kiri untuk menghindar, karena ke sebelah kanan tidak mungkin dilakukan yang disebabkan adanya pembatas jalan.

Apalagi tidak jarang banyak pengemudi yang memacu mobilnya melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan dan tidak menjaga jarak aman kendaraannya. Oleh karena itu, mengapa tabrakan beruntun di jalan tol sering terjadi di lajur paling kanan dibanding lajur lainnya.

Posting Komentar

0 Komentar