Ticker

6/recent/ticker-posts

Cegah Wisatawan ke Puncak, 5 Wilayah Terapkan Ganjil Genap

(Foto: eraid)



Penulis: M. Sopian
Editor: Donni Andriawan S.


BOGOR, Bogor24.id -- Setelah dilakukan uji coba sepanjang akhir pekan kemarin, penerapan pembatasan kendaraan melalui skema ganjil genap di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor akan kembali dilakukan di akhir pekan ini, 10-12 September 2021.

Bahkan kali ini penerapannya tidak hanya mencakup wilayah Kabupaten Bogor saja, tapi meluas dengan melibatkan empat kawasan di sekitarnya. Yaitu Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi.

Kebijakan tersebut dikeluarkan setelah digelarnya pertemuan yang dipimpin Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan di Makopolresta Bogor Kota, Kamis (9/9/2021), bersama petinggi Polresta dan Polres di kelima wilayah di atas.

“Baru saja rapat dengan lima kapolres. Kapolresta Kota Bogor, Kabupaten, Cianjur, Sukabumi Kota, Sukabumi Kabupeten,” ungkap Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan.

Pertemuan tersebut, jelasnya, untuk menyamakan persepsi, langkah dan cara-cara penindakan di lapangan terhadap para pelanggar ganjil genap. Olehal sebab itu, dilakukan kajian terlebih dahulu sebelum dilaksanakannya perluasan ganjil genap.

“Jadi (pertemuan itu) untuk menyamakan persepsi, menyamakan langkah dan cara bertindak dalam kaitan mengantisipasi arus Puncak terkait dengan pandemi Covid-19. Kebijakan perluasan ganjil genap ini untuk mengantisipasi kepadatan di wilayah Puncak," papar Eddy Sumitro Tambunan.

Apalagi, lanjutnya, langkah tersebut sebagai tindak lanjut atas Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021, yang salah satunya menyebutkan pemerintah berencana akan melakukan uji coba protokol kesehatan di tempat wisata tertentu.

“Kita ketahui, untuk wilayah wisata itu Inmendagri kita sudah level 3. Jadi maksimum 50 persen. Jadi nanti tetap pemberlakuan ganjil-genap diberlakukan, kemudian kita juga mengantisipasi (kendaraan) jangan sampai lebih dari 50 persen,” imbuhnya.

Dengan begitu, ketika volume kendaraan di jalur Puncak sudah mencapai 50 persen maka secara otomatis petugas akan mengurai kendaraan baik dari arah Puncak atau sebaliknya.

“Jadi itu yang kita sepakati. Jadi kita nanti untuk mengantisipasi kepadatan jalur Puncak dari lima wilayah ini,” tutup dia.

Posting Komentar

0 Komentar