Ticker

6/recent/ticker-posts

20 Persen Profesi Chef di Bogor Terdampak Pandemi

(Foto: Dok. Pribadi)



Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR KOTA, Bogor24.id -- Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan telah membuat rontok banyak sektor. Tidak saja telah menyebabkan banyak bidang usaha yang gulung tikar dan mengakibatkan kerugian ekonomi yang besar, namun juga mengakibatkan ribuan orang terpaksa kehilangan mata pencaharian (pekerjaan).

Kondisi sulit yang meski perlahan sudah mulai kembali bergeliat seiring dengan kelonggaran kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dengan melihat perkembangan situasi pandemi yang sudah berangsur menurun, namun masih bisa dikatakan belum pulih secara normal.

Hal itu itu setidaknya seperti yang dirasakan oleh mereka yang bergelut dan berprofesi di bidang kuliner, dalam hal ini para juru masak termasuk koki maupun chef. Sebab, mereka pun terpukul dengan kondisi pandemi ini. Banyak dari mereka yang kehilangan pekerjaan, namun tak sedikit juga yang masih bertahan dengan cara banting setir seperti membuka usaha secara mandiri.

Gambaran di atas disampaikan Plt Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Badan Pimpinan Cabang (BPC) Bogor Raya Zahakir Haris kepada Bogor24.id, belum lama ini. Di mana banyak dari anggotanya yang bernasib kurang beruntung lantaran terdampak pandemi.

"Tentunya kenyataan itu membuat jajaran pengurus (ICA BPC Bogor Raya) sedih dan sangat terpukul atas kondisi rekan-rekan chef yang bernasib kurang beruntung di tengah ketidakpastian ekonomi sebagai dampak pandemi ini," kata Haris.

Secara persentase, dirinya menyebutkan setidaknya ada sekitar 20 persen anggota ICA BPC Bogor Raya yang terkena dampak langsung pandemi. Bukan saja dirumahkan sementara, tapi ada pula yang memang benar-benar diberhentikan pekerjaannya.

"Oleh karena itu, kami dari pengurus mencoba berupaya memberikan bantuan untuk rekan-rekan ini dengan memberikan pekerjaan meskipun sifatnya situasional. Semisal menjadi pembicara atau menjadi juri di acara-acara kuliner," paparnya.

Walau diakui pemilik Tandi's Homemade Bakery itu, bahwa apa yang dilakukan pihaknya tidak terlalu signifikan. Namun setidaknya dapat sedikit memberikan bantuan dan menolong rekan seprofesi yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Posting Komentar

0 Komentar