Ticker

6/recent/ticker-posts

Masih di PPKM Level 4, Ini Langkah Kota Bogor

(Foto: Prokompim Kota Bogor)


Penulis: M Sopiyan

Editor: Donni Andriawan S

BOGOR KOTA, Bogor24.id -- Berdasarkan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyebutkan bahwa Kota Bogor masih berada di level 4 wilayah agromerasi dalam perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), maka Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mengambil sejumlah langkah supaya bisa turun ke level 3.

Seperti disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menyikapi perpanjangan PPKM hingga 9 Agustus mendatang, untuk menuju ke level 3 bahwa Satgas Covid-19 Kota Bogor akan melakukan beberapa langkah dan kebijakan guna mengurangi mobilitas dan kerumunan warga.

“Secara umum semua akan diaktifkan kembali secara masif agar Kota Bogor bisa turun menjadi level 3. Untuk mencapai level 3, angka kasus per hari harus ada dibawah 100 orang dan angka keperawatan harus terus turun. Kita akan mengejar agar segera ke level 3,” jelas Bima Arya saat konfrensi pers di Teras Balai Kota Bogor, Selasa (3/8/2021).

Disebutkan Bima Arya, kebijakan ganjil-genap akan dilanjutkan hingga 9 Agustus dan Satgas Covid-19 juga aka  fokus melakukan kegiatan tracing

 “Jadi satu orang positif harus dilacak 15 orang kontak erat dalam waktu 72 jam. Pengawasan (pasien) isoman diperluas dan diperketat PPKM tingkat mikro (wilayah). Aturan pengetatan PPKM juga tetap akan diberlakukan,  seperti jam operasional pasar tradisional, rumah makan dan lainnya,” jelasnya.

Terkait vaksinasi, ia menerangkan bahwa Kota Bogor menargetkan setiap hari sebanyak 17 ribu warga bisa divaksin dengan perluasan vaksinasi di 17 titik lokasi. Di mana saat ini jumlah warga yang sudah divaksin baru sekitar 30 persen dengan target di akhir Agustus nanti mencapai 50 persen.

“Kami mempercepat vaksin dengan membuka titik-titik vaksinasi, tetapi ketika permintaan tinggi maka suplai vaksin tergantung dari pusat. Ketika suplai tersendat, maka target vaksin akan mundur,” paparnya.

Posting Komentar

0 Komentar