Ticker

6/recent/ticker-posts

Kisah Sukses Pria yang Dapatkan Keuntungan dari Bertanam Rempah-rempah

(Foto: Yudi Effriadi/Bogor24.id)



Penulis: Yudi Effriadi
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id -- Bagi sebagian orang, menjadi seorang petani merupakan salah satu dari sekian banyak profesi sekaligus peluang usaha yang masih menggiurkan. Bagaimana tidak, dari kegiatan bercocok tanam itu bisa menghasilkan keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya.

Salah satu kisah sukses dari bidang pertanian itu setidaknya telah dirasakan Arif, petani rempah-rempah yang sudah menggeluti usahanya tersebut sejak setahun terakhir. Di lahannya yang tidak sampai 500 meter itu, ia membudidayakan jahe, kunyit dan lengkuas.

Diceritakan Arif kepada Bogor24.id, Senin (16/8/2021), perjalanan kisahnya itu diawali dari keterpurukan dirinya yang terpaksa dikeluarkan dari tempatnya bekerja lantaran dampak pandemi.

Dengan modal yang tidak sampai Rp 1 juta dan menggunakan lahan milik kerabatnya itu, ia nekat memulai bertanam ketiga jenis rempah-rempah di atas tanpa bekal pengetahuan yang cukup. Hanya bertanya-tanya kepada beberapa orang yang berprofesi sebagai petani dan menonton tutorial dari saluran YouTube, perlahan usahanya tersebut menunjukkan hasilnya.

"Semua saya awali dengan kenekatan dan faktor kebutuhan, selebihnya saya serahkan kepada Yang Maha Kuasa. Alhamdulillah pelan-pelan bisa juga dan berhasil mendapatkan hasil panen yang cukup memuaskan," ungkap Arif.

Ia bercerita, dengan modal yang hanya sebesar Rp 1 juta itu dipakainya untuk membeli bibit ketiga jenis rempah-rempah yang kini telah menjadi sumber penghasilannya itu ditambah sejumlah perlengkapan pertanian.

"Ketika pertama kali mulai menanam di bulan Juli tahun kemarin (2020, red), dari total lahan seluas 450 meter itu sekitar setengahnya saya tanami jahe. Sementara 200 meter sisanya saya tanam kunyit sama lengkuas. Karena dari hasil riset dan tanya-tanya ke orang, harga jual jahe lebih tinggi," paparnya.

Apalagi, imbuhnya, di masa pandemi ini banyak orang yang mencari rempah-rempah untuk digunakan sebagai obat herbal untuk meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan tubuh. Sehingga rempah-rempah banyak dicari dan dibeli orang.

"Tidak jarang juga kenalan saya yang datang langsung beli ke kebun. Selain karena harganya bisa sedikit lebih murah dari harga di pasar, mereka juga mengejar kesegarannya kalau langsung mencabut di kebun," urai Arif yang lokasi lahannya berada di Desa Banjarwangi, Cibedug, Kabupaten Bogor.

Meski enggan menyebutkan berapa persis pendapatannya yang diperoleh ketika panen, namun dirinya menyebutkan bahwa penghasilannya sangat mencukupi bahkan lebih ketimbang saat ia masih bekerja.

"Dan saya pikir menggeluti profesi dan bidang usaha ini masih sangat menjanjikan selama populasi manusia masih ada. Jadi, mereka tidak hanya membutuhkan komoditas pertanian seperti beras, sayuran dan buah-buahan saja. Tapi, untuk rempah-rempah pun sama pentingnya. Terlebih sekarang sudah banyak orang yang lebih peduli dengan kesehatannya dan mulai menjalani pola hidup sehat," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar