Ticker

6/recent/ticker-posts

Jangan Cuma Diam, Panaskan Mesin Mobil Baiknya Dijalankan

 

(Foto: Dok. Bogor24.id)


Penulis: Yudi Effriadi

Editor: Donni Andriawan S


BOGOR, Bogor24.id -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 praktis membuat banyak pemilik mobil mengurangi atau berkurang aktivitasnya, yang akhirnya membuat kendaraan kesayangan lebih banyak diam di garasi.

Meski begitu, setiap pemilik tidak boleh abai dan harus tetap memanaskan mesin mobilnya. Minimal setiap dua sampai tiga hari sekali. Hal tersebut perlu dilakukan agar komponen kendaraan tetap bekerja dan kinerjanya baik.

Walau demikian, memanaskan mesin mobil baiknya tidak hanya dalam kondisi statis atau hanya dalam keadaan terparkir di garasi. Akan lebih baik bila sambil dijalankan, minimal selama 15 menit atau cukup berkeliling komplek dengan rute yang tidak terlalu jauh.

Cara tersebut perlu dilakukan tidak lain agar semua komponen bekerja, berotasi dan bersikulasi. Jadi, bukan hanya sekadar untuk pelumas (oli) dan cairan-cairan saja yang bekerja melumasi. Tapi, bagian kaki-kaki seperti suspensi dan ban juga ikut berputar untuk menghindari kerusakan.

Pun dengan baterai (aki), dengan kondisi mobil yang dijalankan akan membuat pengisian dayanya lebih optimal ketimbang hanya dalam posisi diam. Injaklah pedal gas saat mobil berjalan hingga RPM menyentuh angka 2.000 sampai 3.000 RPM.

Saat memanaskan mesin mobil sambil dijalankan, jangan lupa juga untuk menyalakan AC. Ini dilakukan sekaligus supaya udara yang ada di dalamnya bersirkulasi dengan baik.

Setelah menjalankan mobil, mesin jangan langsung dimatikan. Tapi, biarkan dulu hingga putaran mesinnya berkurang atau tidak tinggi. Dengan begitu tidak akan membuat "kaget" sejumlah komponen saat harus tiba-tiba berhenti.

Posting Komentar

0 Komentar