Ticker

6/recent/ticker-posts

Biker Mau Touring? Simak Dulu Hal Ini

(Foto: Dok. Bogor24.id)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id -- Libur akhir pekan atau hari libur lainnya kerap dimanfaatkan para pengendara sepeda motor untuk melakukan touring. Biasanya para biker akan menempuh perjalanan hingga keluar kota dan melakukannya bersama komunitas.

Touring sendiri merupakan kegiatan menyenangkan, maka tidak mengherankan jika aktivitas ini banyak dilakukan para biker. Namun agar perjalanan lancar, aman dan nyaman serta memperhatikan dulu hal-hal berikut ini, supaya tidak menemui kendala selama di perjalanan.

Periksa kondisi sepeda motor

Lantaran akan menempuh perjalanan jauh, maka harus dipastikan sepeda motor yang akan dikendarai dalam kondisi prima. Periksa semua komponennya dan pastikan berfungsi dengan baik.

Pemeriksaan komponen sepeda motor ini meliputi sistem pencahayaan (lampu utama, lampu sein dan lampu rem), kelistrikan (aki), sistem pengereman, oli mesin dan oli transmisi (pada skuter matik), tekanan udara ban sampai kondisi telapak ban.

Perhatikan stamina

Tidak kalah pentingnya adalah kondisi stamina biker sendiri, untuk itu pastikan juga sebelum melakukan touring tubuh harus istirahat yang cukup. Usahakan untuk tidak begadang dan tidur yang cukup.

Bila stamina kurang fit, jangan memaksakan diri untuk tetap melakukan touring yang hanya akan menimbulkan risiko potensi terjadinya insiden di perjalanan maupun merepotkan rekan seperjalanan.

Pakai riding gear yang sesuai

Seperti diketahui jika berkendara sepeda motor lebih berisiko terhadap potensi mengalami cidera lebih serius dibanding ketika mengemudikan mobil lantaran tidak adanya pelindung maksimal dari bodi kendaraan saat terlibat insiden atau kecelakaan, maka menggunakan riding gear yang lengkap menjadi syarat mutlak.

Oleh sebab itu, setiap pengendara sepeda motor harus mengenakan helm sesuai SNI, jaket, sarung tangan (jangan yang hanya menutupi setengah jari), celana panjang dan sepatu (idealnya yang menutupi hingga batas mata kaki).

Jika sampai terlibat insiden atau kecelakaan di jalan tentu semua riding gear yang sesuai standar keselamatan berkendara itu bisa melindungi setiap pengendara dari risiko potensi mengalami cidera yang serius atau bahkan kehilangan nyawa.



Hindari bawa barang berlebih

Dikarenakan menempuh perjalanan jauh, lazimnya akan diikuti dengan membawa barang atau perbekalan yang sedikit lebih banyak dibanding saat berkendara sehari-hari. Bahkan tidak jarang yang hingga memasang boks disamping bodi sepeda motor atau di atas behel.

Untuk efisiensi dan keselamatan berkendara, cukuplah membawa barang seperlunya. Di antaranya pakaian ganti secukupnya yang disesuaikan dengan jauh-dekatnya rute dan durasi perjalanan, obat-obatan pribadi, kunci-kunci standar kelengkapan perbaikan darurat, mantel hujan hingga masker maupun balaclava.

Jika membawa barang berlebihan pun akan mempengaruhi performa dan keseimbangan ketika berkendara. Selain tidak nyaman dan akan melelahkan, hal itu juga akan berpengaruh terhadap cara berkendara. Karena tentu akan berbeda ketika mengendarai tunggangan yang telah dipasang boks dengan yang tidak, contoh saat harus bermanuver di jalanan yang macet dan sempit.

Hormati sesama pengguna jalan

Hal terakhir yang harus diperhatikan dan tak kalah pentingnya dengan aspek yang lain adalah agar setiap peserta touring memiliki rasa empati dan menghormati sesama pengguna jalan lainnya.

Jangan karena merasa berkendara secara rombongan lantas timbul arogansi dan mesti mendapatkan prioritas di jalan. Tetap kedepankan sisi humanis, menerapkan cara berkendara yang aman, mematuhi setiap rambu lalu lintas serta dilarang membunyikan sirine atau menyalakan lampu strobo.

Akan lain ceritanya bila rombongan mendapatkan diskresi dari pihak kepolisian seperti misalnya mendapatkan pengawalan. Namun begitu, tetap harus berkendara secara santun di jalan untuk menghindari gesekan atau konflik dengan pengguna jalan lain.

Bila ternyata jumlah peserta touring cukup banyak, bagilah ke dalam beberapa kelompok. Ini untuk menghindari jumlah rangkaian kendaraan yang panjang, kemudian tentukanlah meeting point untuk beristirahat dan bertemu kembali.

Posting Komentar

0 Komentar