Ticker

6/recent/ticker-posts

Panduan Naik Ojol di Masa PPKM Darurat

Ilustrasi ojek online. (Foto: Source Google)



Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id -- Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat resmi berlaku mulai, Sabtu (3/7/2021) hari ini, hingga 20 Juli mendatang. Penerapan kebijakan ini berlaku di Jawa dan Bali.

Meski di dalam aturan PPKM Mikro Darurat ini ada sejumlah pengetatan baru yang bertujuan untuk menekan laju penyebaran Covid-19, namun ada kalanya kita harus tetap beraktivitas keluar rumah entah itu untuk bekerja atau keperluan darurat.

Bagi Anda yang kebetulan terpaksa harus keluar rumah dan mesti menggunakan angkutan umum atau ojek online (ojol) misalnya, maka perlu memperhatikan sejumlah hal agar tidak berpotensi terpapar atau menularkan kepada orang lain.

Agar perjalanan aman dan nyaman, tentu harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat ditambah dengan membawa beberapa barang penting yang tidak boleh ketinggalan.

Yang pertama dan hal wajib di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini penggunaan masker. Agar lebih efektif mengurangi paparan virus, gunakanlah dua lapis masker. Bisa kombinasi antara masker jenis medis maupun masker kain. Tapi sebisa mungkin bawalah masker cadangan.

Bila memungkinkan dan tidak merepotkan, ada baiknya membawa helm sendiri ketimbang harus memakai helm yang disediakan driver ojol yang jelas sudah dipakai banyak orang. Selain riskan akan bahaya virus, dengan menggunakan helm sendiri akan lebih menjamin kebersihan dan higienitasnya.

Tidak hanya untuk menghindari terpaan angin, menggunakan jaket atau pakaian berlengan panjang juga sangat disarankan. Tapi, pilihlah yang bahannya bisa menyerap keringat dan nyaman ketika digunakan. Setidaknya hal itu akan mengurangi risiko kemungkinan percikan droplet selama di perjalanan.

Karena harus selalu menjaga kebersihan terutama tangan di masa pandemi ini, maka wajib untuk membawa hand sanitizer selama Anda bepergian. Sebab, sangat tidak memungkinkan atau akan sulit untuk sengaja mencari tempat mencuci tangan terutama di tempat-tempat tertentu.

Jangan lupa sebagai pelengkap bisa pula membawa serta tisu basah yang dapat digunakan untuk menyeka muka atau keringat. Karena, jangan pernah memegang area wajah dengan kondisi tangan yang kotor.

Sebagai langkah pamungkas untuk menghindari kontak fisik, maka idealnya Anda membayarnya secara non tunai. Karena, di aplikasi layanan ojol tersebut sudah tersedia pilihan metode pembayaran dan salah satunya non tunai.

Masih berkaitan dengan menjaga jarak fisik, meskipun sedikit sulit, upayakan untuk menjaga jarak Anda dengan driver ojol. Walaupun sudah banyak driver yang melengkapinya dengan partisi, tapi tidak sedikit juga yang belum memakainya.

Posting Komentar

0 Komentar