Ticker

6/recent/ticker-posts

Ini Kata Ketua LPM Bojongkerta Soal Molornya Proyek Pengerjaan Jembatan Cimakaci

(Foto: Yuda Muhtar/Bogor24.id)



Penulis: Yuda Muhtar
Editor: Donni Andriawan S

BOJONGKERTA, Bogor24.id -- Proyek rehabilitasi (perbaikan) Jembatan Cimakaci di RW 04 Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, rencananya baru akan mulai dikerjakan, Senin (12/7/2021) pekan depan, atau molor selama sepekan dari jadwal yang sudah ditetapkan.

Informasi tersebut didapatkan dari Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bojongkerta Tedi Hidayat kepada Bogor24.id, Jumat (9/7/2021).

Mundurnya waktu pekerjaan tersebut, ia menyebutkan lantaran adanya perubahan gambar (struktur bangunan) setelah dilakukannya survei oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Selasa (6/7/2021).

"Karena, di hari pertama itu (Senin, 5 Juli) diadakan doa bersama dulu di lokasi proyek yang dihadiri seluruh jajaran Kelurahan Bojongkerta dan Kelurahan Rancamaya termssuk Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas. Besoknya (Selasa, 6/7/2021) ada survei dari Dinas PUPR, karena adanya perubahan gambar," kata Tedi.

Saat ditanya mengenai mundurnya waktu pengerjaan hingga akhir pekan ini dan bagaimana detail soal Rencana Anggaran Pembangunan (RAB), dirinya tidak menjawab lebih terperinci. Dia hanya menyebutkan alasan karena adanya perubahan gambar saja.

Pasalnya, Jembatan Cimakaci pada awalmya akan dibangun kembali sesuai kondisi semula yaitu lurus langsung. Namun rupanya kini berubah menjadi berbelok sssuai kondisi eksisting saat ini.

"Perubahan gambar ini akhirnya yang membuat lama dan penyesuaian RAB. Menurut informasi, kenapa tidak jadi diluruskan seperti awalnya karena (kontur jalan) ketinggian. Jadi akhirnya dibelokkan ke jalan yang sekarang ini dipakai," jelas Tedi seraya menegaskan jika pekerjaan proyek tersebut sudah akan mulai berjalan awal pekan depan.

Sementara saat disinggung mengenai jumlah anggaran yang dikucurkan untuk proyek tersebut, bahwa sepengetahuannya tidak sampai Rp 700 juta seperti informasi yang didapatkan Bogor24.id dari keterangan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata, yakni senilai Rp 750 juta.

"Soal anggaran ini saya masih simpang siur, nanti saya cari informasinya lagi. Tapi kalau nggak salah cuma sekitar Rp 630 jutaan saja. Tidak sampai Rp 700 juta," imbuhnya.

Posting Komentar

0 Komentar