Ticker

6/recent/ticker-posts

Dianggap Sepele, Ini Pentingnya Gunakan Standar Tengah

(Foto: M. Sopiyan/Bogor24.id)



Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id -- Setiap sepeda motor yang diproduksi pabrikan pasti dilengkapi dengan standar samping dan standar tengah, keduanya sama-sama memiliki fungsi untuk menahan kendaraan saat diparkirkan.

Meski demikian, antara keduanya memiliki perbedaan cara kerja dan mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Hanya saja yang kerap ditemui adalah lebih banyaknya pemilik sepeda motor yang justru sering menggunakan standar samping, terutama para wanita. Kepraktisan menjadi alasannya.

Namun begitu, seperti dijelaskan salah seorang mekanik di bengkel resmi sepeda motor di kawasan Tajur, Kota Bogor, Baehaqi bahwa keseringan menggunakan standar samping akan membuat beberapa komponennya cepat rusak sehingga mempengaruhi umur pakainya.

"Apalagi kalau motornya sering diduduki misal selagi nongkrong bareng atau ketika di area pakir, di mana motor sering digeser-geser oleh tukang parkir. Ini akan semakin mempercepat kerusakan dan mempercepat umur pakainya," jelas Baehaqi, Minggu (4/7/2021).

Bukan hanya rusak, ia juga menyebutkan jika sepeda motor diparkir menggunakan standar samping rawan jatuh. Terlebih bila sedang diparkirkan di area parkir atau tidak sengaja tersenggol.

"Jadi, baiknya gunakanlah standar tengah supaya beban kerja standar samping tidak terlalu berat. Dengan standar tengah pun kestabilan motor akan lebih terjamin, apalagi bila diparkir cukup lama atau ketika disimpan di rumah," paparnya.

Sebab, lanjutnya, meski akan terdampak dalam waktu yang cukup lama, penggunaan standar samping yang sering dilakukan akan memperpendek umur pakai shockbreaker belakang. Khususnya pada skuter matik (skutik) entry level yang hanya memiliki satu suspensi saja sebagai peredam kejutnya.

Posting Komentar

0 Komentar