Ticker

6/recent/ticker-posts

Dampak PPKM Darurat, Driver Ojol Sepi Order

(Foto: Source Google)




Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S

BOGOR KOTA Bogor24.id -- Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sesuai arahan instruksi pemerintah pusat, berdampak terhadap moda transportasi umum. Salah satunya adalah ojek online (ojol).

Pasalnya, di masa PPKM Darurat yang dimulai sejak 3 Juli dan akan berakhir pada 20 Juli mendatang telah berdampak terhadap pendapatan mereka. Uang yang bisa mereka bawa pulang pun merosot tajam dibanding masa sebelumnya.

Menurut penuturan sejumlah mitra (driver) ojol yang ditemui Bogor24.id, Rabu (14/7/2021), selama PPKM Darurat ini mereka hanya bisa mengandalkan pada layanan pesan antar makanan dan layanan jasa pengiriman barang.

Syamsul contohnya, driver ojol yang sudah bergabung menjadi salah satu mitra aplikasi layanan daring selama dua tahun itu mengakui adanya penurunan pendapatan. Selama PPKM Darurat, ia hanya maksimal mampu membawa uang ke rumah sekitar Rp 50 ribuan saja.

"Sekarang lagi PPKM (Darurat) begini lumayan sepi Mas, orderan yang masuk sedikit. Itu juga paling cuma yang pesan makanan atau kirim-kirim barang saja. Kalau bawa penumpang terhitung jari," ungkap Syamsul.

Hal senada dikatakan Nanang. Ia pun mengeluhkan hal yang sama, meskipun dirinya sudah divaksin dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) baik untuk diri maupun kendaraan yang digunakannya.

"Dulu-dulu keluar pagi sekitar jam 06.00 WIB sampai maksimal jam 11.00 WIB itu kita sudah bisa dapat Rp 50 ribuan bersih, setelah dipakai buat sarapan sama isi bensin. Sekarang susah banget pengen dapat segitu sampai siang, paling sore kadang malam baru bisa dapat," tuturnya.

Oleh karena itu, keduanya berharap kepada pemerintah agar PPKM Darurat tidak diperpanjang dan pandemi segera berlalu. Dengan demikian mereka bisa mendapatan penghasilan yang lebih dibanding sekarang untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup dengan layak.

Posting Komentar

0 Komentar