Ticker

6/recent/ticker-posts

Cuci Mobil Sendiri, Perhatikan Hal Ini


Ilustrasi mobil bersih yang dicuci sendiri. (Foto: Bogor24.id)


Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S

BOGOR, Bogor24.id -- Merawat mobil kesayangan menjadi hal mutlak yang harus dilakukan oleh setiap pemiliknya, termasuk kegiatan mencuci sebagai salah satu hal yang wajib agar tampilan kendaraan dan cat pada bodi tetap terjaga.

Namun sayangnya, tidak sedikit pemilik yang salah ketika mencuci mobilnya. Mulai dari pemilihan waktu, tempat, sabun sampai peralatan yang digunakannya. Sehingga malah justru merusak beberapa bagian kendaraannya.

Yang paling sering dilakukan adalah menggunakan sabun colek atau sabun cuci piring yang secara fungsi dan kegunaannya berbeda. Apalagi bahan dan kandungannya pun jelas berlainan.

Pasalnya, sabun yang mengandung detergen dan memiliki kandungan asam yang tinggi musuh utama cat dan bodi kendaraan. Bila terlalu sering diaplikasikan, maka lama-kelamaan akan merusak lapisan pelindung pada cat bodi mobil yang pada akhirnya akan membuat kusam.

Maka sangat disarankan untuk hanya menggunakan sampo khusus untuk kendaraan yang secara bahan, kandungan dan fungsinya sesuai spesifikasi. Dengan demikian tidak akan merusak cat bodi mobil dan justru akan memberikan perlindungan.

Kesalahan kedua yang kerap dilakukan adalah mencuci mobil saat siang hari atau bahkan dibawah paparan sinar matahari langsung. Kondisi cuaca yang panas akan meninggalkan bekas noda pada cat dan bodi serta kaca, ini karena air dan sampo lebih cepat menguap sebelum dibilas dengan air bersih.

Oleh sebab itu, baiknya mencuci kendaraan saat pagi atau sore hari ketika matahari belum terik dan usahakan melakukannya di tempat yang teduh atau memiliki atap seperti di garasi.




Kemudian kebiasaan buruk lainnya adalah menggunakan sikat yang berbulu kasar bahkan sikat kawat untuk membersihkan bagian kolong mobil dan pelek. Jika peralatan tersebut yang digunakan jelas akan merusak bagian-bagian yang disikat, apalagi biasanya bagian bawah ini oleh pihak pabrikan sudah dilapisi dengan anti karat.

Meski bagian kolong termasuk chasis, sepatbor hingga ban serep termasuk bagian yang rawan kotor, namun ada baiknya cukup membersihkannya dengan air bertekanan tinggi dan menyekanya menggunakan sikat yang berbulu halus. Terlebih pelek, karena akan membuatnya baret.

Khusus untuk pelek, cukup membersihkannya menggunakan kain dan sampo saja. Dengan begitu tampilan pelek akan tetap mulus dan tentunya bersih.

Terakhir, penggunaan lap. Di mana kebanyakan pemilik mobil hanya menggunakan satu jenis lap saja yang dipakai untuk membersihkan semua bagian kendaraan. Hal ini tentu sangat tidak dianjurkan.

Bagi para pemilik, usahakan mempunyai beberapa lap dengan jenis yang berbeda. Ketika mengeringkannya dari air, gunakan lap berbahan chamois. Karena bahannya yang lembut, dipastikan tidak akan merusak cat dan kaca.

Untuk finishing, bisa menggunakan lap micro fiber. Ini untuk memastikan tidak ada sisa air yang tertinggal di seluruh bagian kendaraan. Sehingga tidak ada air yang mengendap dan berujung pada potensi timbulnnya karat.

Yang perlu diketahui juga adalah agar membedakan lap dan jenisnya. Upayakan untuk memisahkan lap yang digunakan untuk membersihkan bagian kaca, bodi hingga kaki-kaki. Terlebih bagian kaki-kaki seperti suspensi dan pelek yang rawan kotoran seperti cipratan aspal atau tumpahan oli ketika di jalanan.

Posting Komentar

0 Komentar