Ticker

6/recent/ticker-posts

Imbas PPKM Mikro dan Gage, Hotel dan Restoran Kota Bogor Semakin Terpuruk

Ketua BPC PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay. (Foto: Donni/Bogor24.id)



Editor: Donni Andriawan S.

PAJAJARAN, Bogor24.id -- Seiring semakin melonjaknya kasus baru harian positif Covid-19 dan pengetatan kembali dengan diberlakukannya PPKM skala mikro berdampak besar terhadap sektor usaha di Kota Bogor, khususnya yang bergerak di bidang kepariwisataan dan sejenisnya.

Selama dua pekan PPKM Mikro yang ditambah dengan penerapan kebijakan aturan pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil-genap (gage) telah membuat penurunan pendapatan bagi para pelaku usaha jasa perhotelan dan restoran hingga di atas 50 persen.

Hal tersebut diungkapkan Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor Yuno Abeta Lahay kepada Bogor24.id, Rabu (30/6/2021), saat dimintai keterangannya terkait keberlangsungan kedua sektor usaha tersebut di masa darurat Covid-19 di Kota Bogor.

"Dari sektor hotel dan restoran selama dua minggu penerapan PPKM Mikro ini jelas ada penurunan, tapi kalau dibandingkan antara hotel dan restoran jelas penurunannya lebih besar di restoran. Kalau di hotel bisa dianggap masih bisa survive oleh pengusaha hotel," ungkap Yuno.

Secara lebih rinci ia menerangkan, penurunan tingkat okupansi hotel berada di kisaran antara 30 sampai 35 persen, sementara untuk restoran penurunannya lebih besar lagi. Yaitu di atas 50 sampai 60 persen.

"Apalagi di Kota Bogor ini khusus di dua minggu sebelumnya juga ada penerapan ganjil-genap yang dampaknya cukup dirasakan oleh para pengusaha restoran.," jelas Yuno yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Bogor.

Terpuruknya usaha restoran itu, ujarnya, karena masifnya pemberitaan mengenai aturan gage. Karena, imbuhnya, segmen pasar restoran di saat akhir pekan itu merupakan para wisatawan yang berasal dari kawasan Jakarta-Depok-Tangerang-Bekasi (Jadetabek). Sehingga mayoritas membatalkan kunjungannya ke Kota Bogor.

Posting Komentar

0 Komentar