Ticker

6/recent/ticker-posts

Biar Awet Tutup Pintu Mobil Jangan Dibanting

Mekanik sedang memperbaiki komponen di bagian pintu mobil. (Foto: M. Sopiyan/Bogor24.id)



Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Banyak perilaku salah yang kerap dilakukan orang dan para pemilik mobil dalam memperlakukan kendaraannya. Satu di antaranya soal menutup pintu mobil.

Sebab, tidak jarang ditemui pemilik atau pengemudi yang kerap membanting pintu mobilnya dengan keras. Padahal kebiasaan ngawur itu bisa mempengaruhi kinerja dan mempercepat kerusakan komponennya.

Kebiasaan tersebut, seperti diungkapkan mekanik bengkel mobil umum di Kota Bogor, Iman bahwa dengan membanting keras asumsinya pintu mobil akan tertutup dengan rapat.

"Padahal nggak harus sampai membanting dengan keras, cukup dengan tekanan normal saja sambil melihat tingkat kerapatan celah antara bagian pintu dengan bodi kendaraannya. Kebiasaan salah ini banyak sekali dilakukan oleh para pemilik mobil, dan itu sama sekali tidak benar," jelas Iman, Jumat (4/6/2021).

Terus diperliharanya kebiasaan salah itu, dia menyebutkan bakal merusak sejumlah komponen. Mulai dari karet peredam yang ada di bagian pintu, engsel sampai pengait kunci yang ada pada pintu dan rangka bodi (tulang).

"Tutuplah pintu dengan sewajarnya, tidak mesti dibanting-banting dengan keras. Karena kebiasaan buruk itu pasti lama kelamaan akan merusak bagian karet dan pengait kuncinya. Engsel di pintu juga pasti akan turun dan cepat rusak. Jadi posisi pintu mobil sudah tidak presisi lagi," paparnya.

Meskipun semua komponen di mobil memiliki usia pakai, tapi imbuhnya, dengan perlakuan dan perawatan yang baik dan benar akan membuat komponen-komponen tersebut lebih awet dan lebih lama.

"Dengan begitu biaya perawatan yang harus dikeluarkan juga bisa ditekan. Lebih baik misalnya untuk melakukan modifikasi atau menambah aksesoris di mobil buat menunjang kenyamanan saat di perjalanan," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar