Ticker

6/recent/ticker-posts

Berada di Ketinggian, Ini yang Disuguhkan Destinasi Batu Dua Sumedang

(Foto: Donni/Bogor24.id)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

SUMEDANG, Bogor24.id - Berjarak sekitar 7 kilometer dari jalan utama Cisitu yang menghubungkan Sumedang-Wado, perjalanan menuju destinasi wisata Batu Dua dijamin tidak akan membosankan. Sebab, di sepanjang jalannya menyuguhkan pemandangan indah ke arah bawah yang begitu memesona. Hamparan lansekap Waduk Jatigede dan Kota Sumedang akan jelas terlihat dalam kondisi cuaca cerah.

Dengan tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang termasuk tarif parkir, sangat sesuai dengan apa yang didapatkan di destinasi wisata Batu Dua. Area yang luas dan terbuka, fasilitas cukup dan kebersihan yang lumayan terjaga sebagai modal penunjang di sebuah destinasi wisata.

Apalagi bila mengunjunginya saat weekday, suasananya terasa begitu private. Sunyi, sepi, sangat cocok sebagai tempat untuk menenangkan pikiran dan melepaskan semua kepenatan. Tapi, ketika akhir pekan pun suasananya cenderung sama seperti ketika Bogor24.id berkesempatan mengunjunginya, Minggu (6/6/2021).

Maka, lokasi ini sangat tepat dijadikan pilihan untuk berlibur. Terutama bagi Anda yang menyukai destinasi wisata alam yang tidak ramai pengunjung. Dengan begitu bisa leluasa menikmati ciptaan Yang Maha Kuasa dengan lukisan alamnya yang sangat luar biasa.



Meskipun tidak ada atlet paragliding yang sedang berlatih, tidak perlu berkecil hati. Karena, dengan segala keunggulan yang ditawarkan di destinasi Batu Dua ini akan tetap sepadan dan tidak mengurangi keseruan. Di sini kita bisa sepuasnya menikmati setiap sudut panorama alam dengan bebas.

Jangan lupa untuk mengabadikan destinasi Batu Dua ini baik menggunakan kamera ponsel Anda maupun kamera profesional. Sayang untuk dilewatkan karena begitu banyak spot foto yang wajib menjadi dokumentasi liburan Anda.

Hanya saja jika Anda ingin berkunjung ke Batu Dua harus menggunakan kendaraan pribadi, sebab tidak ada angkutan umum untuk mencapainya. Itu pun dengan catatan kondisi kendaraan mesti dalam keadaan prima, mengingat jalurnya yang sangat ektrem dengan tanjakan dan turunan curam ditambah lebar jalan yang sempit. Tapi tidak perlu khawatir, karena kondisi permukaan jalannya sangat mulus.

Namun agar selalu diingat kemana pun kita berwisata untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak melakukan aksi-aksi tidak terpuji serta menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu kita turut menjaga keaslian dan kelestarian alamnya supaya kelak dapat ikut dinikmati generasi mendatang.

Posting Komentar

0 Komentar