Ticker

6/recent/ticker-posts

Waspada Berkendara Saat Kondisi Hujan

Berkendara di tengah guyuran hujan. (Foto: Yudi Effriadi/Bogor24.id)



Penulis: Yudi Effriadi
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Hujan yang masih kerap mengguyur pada masa libur Lebaran ini harus diwaspadai para pengendara, baik mobil maupun motor. Kewaspadaan ini diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya berbagai kemungkinan selama di perjalanan.

Kondisi jalanan yang basah dipastikan akan licin dan membuat cengkraman ban pada aspal menjadi berkurang. Apalagi bagi para pengendara motor yang harus ekstra waspada akan kondisi permukaan jalan, ini karena kendaraan roda dua lebih rentan mengalami selip.

Jangan pernah merasa sudah mahir mengemudikan kendaraan lantas menyepelekan kondisi di sekitar dan mengabaikan keselamatan berkendara. Salah satunya adalah dengan tetap memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi yang sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan yang bakal merugikan diri sendiri dan orang lain.

Kontrol kecepatan kendaraan

Ketika terpaksa berkendara dalam kondisi hujan harap mengurangi kecepatan kendaraan. Ini berlaku bagi pengemudi mobil maupun pendara motor.

Sebab, jalanan yang basah dan diguyur hujan kerap menjadi jebakan untuk para pengendara. Ini dikarenakan kerap ditemuinya lubang yang tertutup genangan air saat hujan deras. Kondisi ini tentu sangat membahayakan terutama bagi pengendara motor.


Waspada keadaan sekitar

Sikap waspada juga harus dimiliki setiap pengendara saat melakukan perjalanan dalam kondisi hujan, bahkan mesti lebih ekstra. Pasalnya, ada sejumlah faktor yang akan mempengaruhi perjalanan dan konsentrasi pengendara.

Selain terpaan air hujan yang akan merepotkan dan menghalangi visibilitas (pandangan), tiupan angin dan cuaca dingin juga menjadi tantangan tersendiri. Ini khusus berlaku bagi pengendara motor. Sementara untuk pengemudi mobil tidak demikian.

Untuk menghalau air hujan di kaca depan, pengemudi bisa menggunakan wiper untuk menyapunya. Pun gangguan visibilitas bisa diredam oleh hembusan AC dari dalam kabin mobil.

Meski begitu kewaspadaan masih harus dijaga untuk mengantisipasi tiupan angin kencang, derasnya hujan hingga papan reklame dan pohon tumbang.


Nyalakan lampu

Lantaran hujan yang biasanya membuat kondisi jalanan menjadi lebih gelap dan tidak jarang berkabut, maka pengendara wajib menyalakan lampu utama. Bila ada, bisa juga menyalakan lampu kabut.

Tapi, jangan pernah menyalakan lampu hazard. Ini masih sering ditemui perilaku salah kaprah yang dilakukan para pengendara, apalagi ketika berkendara di jalan tol.

Sesuai fungsinya, kegunaan lampu hazard hanya digunakan dalam kondisi darurat ketika kendaraan mogok atau mengalami kendala yang mengharuskan pengendaranya menepikan kendaraan.

Jika saat hujan menyalakan lampu hazard akan menyulitkan pengendara lain. Karena, mereka akan kebingungan ketika melihat kendaraan di depan atau di arus berlawanan yang menyalakan lampu hazard. Pasalnya, lampu sein tidak akan berfungsi dan pengendara lain tidak akan mengetahui kemana arah kendaraan di depannya. Apakah akan belok kiri, belok kanan, menyalip atau putar balik.

Posting Komentar

0 Komentar