Ticker

6/recent/ticker-posts

Target Tambah Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kebut Pembangunan Penampungan Air Kabandungan

(Foto: Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor)



Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

TAMANSARI, Bogor24.id - Perumda Tirta Pakuan menargetkan penyelesaian pembangunan penampungan air dari dua sumber mata air di Kabandungan, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, di tahun 2021 ini. Dikebutnya pembangunan tersebut lantaranya banyaknya keluhan yang disampaikan pelanggan di zona 6.

Nantinya, sumber mata air dan daerah resapan air seluas satu hektare itu akan mendistribusikan sekitar 30 liter per detik air ke reservoir Kota Batu untuk mengalirkan air ke pelanggan di zona 6 Kota Bogor.

"Yang akan kita bangun tempat ini hanya bak untuk penangkapan air juga tempat pembubuhan desinfektan sebelum dialirkan ke reservoir Kota Batu yang sekarang berkapasitas 2.000 meter kubik yang mengaliri zona 6. Dari sini, ke bawah, sampai ke wilayah belakang Kebun Raya Residence (KRR)," terang Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, Jumat (8/5/2021).

Ia menambahkan, penampungan air Kabandungan sejatinya bisa mengalirkan air 40-50 liter per detik. Namun pihaknya hanya akan mengambil 30 liter per detik dan sisanya untuk pelestarian lingkungan dan konservasi.

"Jadi kita akan buat bak-bak penampungan air tertutup seperti di Kotabatu dan Tangkil," imbuhnya.

Sementara terkait progres pembangunan, sambung dia, saat ini Perumda Tirta Pakuan tengah menunggu keluarnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Setelah itu, pembangunan fisik bisa segera dilakukan. Sedangkan pembebasan lahan sudah diselesaikan tahun lalu dengan menelan anggaran Rp 9,5 miliar.

"Perencanaan lainnya sudah siap. Tinggal menunggu izin. Kalau pipa sudah bisa mulai. Kan pembebasan lahan sudah selesai tahun lalu. Tinggal kita bangun tahun ini dengan anggaran dari internal Tirta Pakuan sebesar Rp 6 miliar," jelas Rino.

Sehingga ia berharap, Tirta Pakuan Kota Bogor bisa menambah jumlah pelanggan sekitar 2.100 dari jumlah pelanggan saat ini sebanyak tujuh ribuan pelanggan di zona 6.

"Makanya kita targetkan tahun ini harus selesai agar penambahan pelanggan bisa tercapai, karena sudah delapan tahun tidak ada penambahan pelanggan di zona 6. Padahal pertumbuhan penduduk selalu ada," pungkas dia.

Posting Komentar

0 Komentar