Ticker

6/recent/ticker-posts

Simpan Lama Mobil di Garasi, Ini Tipsnya Biar Terawat dan Aman

 

Kondisi kabin mobil yang bersih. (Foto: Dok. Bogor24.id)



Penulis: Yudi Effriadi
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Adanya larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah sedikit banyaknya berpengaruh terhadap mobilitas warga pada libur Lebaran 1442 H. Meski akan tetap ada pergerakan, namun tidak akan seramai atau sesibuk seperti di masa sebelum pandemi.

Jika Anda dari sekian banyak pemilik mobil pribadi yang tidak akan terlalu banyak melakukan mobilitas, maka dipastikan kendaraan akan lebih banyak di parkir di garasi. Namun alangkah baiknya bila memperhatikan sejumlah hal sebelum memarkirkan kendaraan dalam waktu yang relatif lama.

Perhatikan tempat parkir

Lantaran kendaraan tidak akan dipakai dalam beberapa waktu, maka pastikan lokasi dan kondisi area parkir (garasi) bersih dan aman. Jangan sampai tempat parkirnya berantakan atau bahkan ada sampah yang akan mengundang hewan untuk bersarang di sekitar mobil kesayangan.

Pastikan juga area parkir atau garasi aman. Baik dari ulah tangan-tangan jahil, potensi kebakaran sampai faktor alam semisal ancaman pohon tumbang. Oleh karena itu, tempat parkir kendaraan harus benar-benar steril dari berbagai potensi bahaya.

Cek tekanan udara ban

Memeriksa tekanan udara seluruh ban kendaraan menjadi wajib hukumnya, termasuk ban cadangan. Karena frekuensi mobil dipakai tidak akan sering, maka baiknya lebihkan semua tekanan ban. Sebab, tekanan udara ban akan lebih banyak berkurang saat mobil dalam keadaan diam tidak dijalankan.

Ketika ternyata salah satu ban mobil mengalami kempis atau bocor sementara mobil akan digunakan, tentunya akan merepotkan. Oleh sebab itu, pastikan juga tekanan udara ban cadangan terisi penuh.

Isi penuh tangki BBM

Bukan hanya akan memudahkan manakala kita akan bepergian mendadak, kondisi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudan terisi penuh juga akan menghindarkannya dari potensi kondensasi atau karat.

Pasalnya, tangki BBM yang tidak dalam kondisi penuh ketika lama tidak digunakan bakal menimbulkan kerugian bagi pemiliknya. Tidak saja lantaran harus membuang waktu mampir dulu ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi BBM, namun secara jangka panjang akan membuat kondisi tangki mengalami kondensasi.


Bersihkan dulu mobil

Meninggalkan kondisi dalam keadaan bersih luar dan dalam bukan hanya enak dipandang dan dikendarai, namun juga akan menjauhkan kendaraan dari gangguan bermacam potensi kerusakan pada beberapa bagiannya termasuk serangan hewan.

Maka, baiknya mobil dicuci terlebih dulu yang meliputi bagian eksterior dan interiornya. Khusus bagian kabin, pastikan tidak ada sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela area sempit seperti di bawah karpet atau jok yang akan mengundang semut dan serangga muncul di dalam kabin kendaraan.

Amankan kabin

Setelah mobil bersih termasuk kabinnya, amankan area ini. Turunkan semua barang-barang pribadi seperti bank daya (power bank), kartu e-tol dan sejumlah barang berharga dan barang berbahaya lainnya seperti korek api untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Jangan gunakan rem tangan

Ketika mobil dalam posisi terparkir lama di garasi, akan lebih baik tidak memfungsikan rem tangan. Karena bila rem tangan dibiarkan lama dikhawatirkan akan membuatnya macet lantaran menjepit terlalu lama sistem pengereman di roda.

Sebagai penggantinya, bisa menggunakan pengganjal ban saja. Meskipun tidak harus di semua roda, minimal pengganjal ada di dua roda mobil untuk memastikannya aman dan tidak akan bergerak.

Gunakan pengaman ganda

Jangan karena merasa aman memarkirkan mobil di garasi rumah sehingga abai akan keamanannya. Daripada menyesal kendaraan raib dicuri maling, tidak ada salahnya menggunakan lagi kunci pengaman ganda selain alarm yang kini sudah menjadi standar pabrikan.

Pakai cover mobil

Meskipun mobil diparkir di dalam garasi sekalipun, tidak ada salahnya untuk menutupnya juga menggunakan cover (sarung mobil) yang banyak dijual di pasaran. Apalagi bila garasi atau tempat parkirnya terbuka.

Jangan biarkan mobil kesayangan ditinggal dan dibiarkan terkena paparan sinar matahari langsung maupun terpaan air hujan yang akan mempengaruhi kualitas cat bodi kendaraan dan kaca, yang berpotensi menimbulkan jamur dan karat.

Posting Komentar

0 Komentar