Ticker

6/recent/ticker-posts

Rawan Rusak Bagian Mesin Mobil Jangan Disiram Air

Ilustrasi bagian mesin mobil. (Foto: Yudi Effriadi/Bogor24.id)



Penulis: Yudi Effriadi
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id – Meskipun mobil harus selalu dalam keadaan bersih, namun bukan berarti bagian mesin mesti dicuci. Apalagi dengan menyiramnya menggunakan air bertekanan tinggi.

Sebab, di bagian mesin ini banyak komponen yang rentan terkena air seperti sistem kelistrikan yang dapat mengakibatkan korsleting.

Iman, mekanik di salah satu bengkel mobil umum Kota Bogor menerangkan, di bagian mesin ada altrnator yang berfungsi menyuplai arus untuk mengisi aki (baterai) mobil.

"Karena, di bagian dalam alternator ini terdapat lilitan motor yang sangat rawan rusak jika terkena air. Apalagi kalau semprotan air bertekanan tinggi. Kalau sudah rusak, kemampuannya mengisi arus ke aki jadi berkurang. Efek buruknya aki jadi gampang tekor karena aki tidak terisi walaupun mesin dalam kondisi menyala," jelas Iman, Rabu (26/5/2021).

Selain alternator, ia menyebutkan sistem kelistrikan di bagian mesin yang harus mendapatkan perhatian. Sebab, komponen ini tak kalah rentannya terkena air. Terlebih pada mobil tua yang dikhawatirkan terdapat kabel yang terkelupas.

"Kalau sampai ada kabel yang terkena air jelas bisa terjadinya malfungsi sistem kelistrikan pada mobil atau korsleting listrik yang tidak menutup kemungkinan akan timbulnya kebakaran," papar Iman.

Kalaupun tetap ingin membersihkan bagian mesin, dia menyarankan cukup menggunakan lap microfiber atau kain halus yang sudah diberikan sedikit air. Bisa juga menggunakan cairan pembersih khusus untuk menghilangkan bekas noda seperti oli.

"Bila ingin lebih meyakinkan dan aman lagi, sebaiknya bawa mobil ke salon khusus yang biasa menangani pekerjaan pembersihan bagian mesin. Dengan begitu mobil akan tetap aman dan kebersihan bagian mesin pun terjaga," tutupnya.

Posting Komentar

0 Komentar