Ticker

6/recent/ticker-posts

Penuhi Permintaan di Harjasari, Dirum Tirta Pakuan Bawa Sendiri Truk Tangki

(Foto: M. Sopiyan/Bogor24.id)



Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

HARJASARI, Bogor24.id - Mengemudikan truk tangki air didampingi seorang pegawainya, Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rivelino Rizki mengirimkan bantuan air bersih secara langsung kepada para pelanggannya yang ada di Kampung Girangsari RT 002/008 Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (20/5/2021) malam.

Kedatangan Rivelino dengan truk tangki air pinjaman milik PDAM Tirta Asasta Kota Depok itu menindaklanjuti keluhan sekaligus permintaan bantuan air bersih sebagai dampak dari matinya pasokan air di zona 1 karena gangguan kebocoran pipa ACP 21" di Jalan Arteri Bocimi, Cikalang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Meski sebenarnya permintaan itu telah diajukan pelanggan kepada Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor sejak Rabu (19/5/2021) kemarin, namun baru dapat direalisasikan dengan alasan banyaknya permintaan serupa dan terbatasnya armada truk tangki air.

Walau akhirnya bantuan air bersih tersebut batal diterima warga, pasalnya tak lama truk tangki tiba di lokasi bersamaan dengan mengalirnya kembali pasokan air wilayah Kampung Girangsari. Tapi, sebelum kedatangan truk itu warga telah menunggu selama bebepa saat di tengah rintik hujan.

Usai melakukan pengecekan ke sejumlah rumah pelanggan, Rivelino menerangkan beragam kendala yang dihadapi para petugas di lapangan dalam proses perbaikan kebocoran di Caringin. Meski sebenarnya perbaikan telah selesai dilakukan, Rabu (19/5/2021) kemarin, hanya saja masih dibutuhkan waktu untuk melakukan pemulihan aliran airya.

"Sebenarnya untuk perbaikannya sendiri sudah selesai sejak kemarin, sesuai dengan estimasi waktu dari kami. Tapi, memang proses recovery ini yang membutuhkan sedikit waktu karena masih dalam tahap penormalan kembali," jelas Rivelino.

Jika memang alirannya belum normal, katanya, hal itu merupakan hal yang biasa. Sebab, imbuhnya, masih adanya sisa angin dan kotoran yang bercampur di dalam jaringan pipa distribusi kepada pelanggan.

"Tapi, ketika recovery ini sudah berjalan maka pelan-pelan distribusi air juga akan berjalan normal seperti biasanya. Jadi ketika sekarang alirannya belum kencang dan masih agak kotor, harap dimaklum dulu. Karena, di jaringan pipa ini masih saling mengisi dan air 'berebut' ke masing-masing pipa setiap pelanggan," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar