Ticker

6/recent/ticker-posts

Mal dan Pasar Dipenuhi Pengunjung Bakal "Ditutup"

(Foto: Dok. Humas Kota Bogor)


Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR TENGAH, Bogor24.id - Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan di pusat perbelanjaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mengeluarkan kebijakan untuk menutup sementara mal dan pasar apabila terjadi peningkatan kepadatan pengunjung.

Untuk menghindari kondisi tersebut, Pemkot Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan melakukan pengawasan dan pemantauan ketat terhadap aktivitas di mal dan pasar-pasar di seluruh Kota Bogor jelang Hari Raya Idul Fitri mendatang.

“Kalau mal dan pasar penuh oleh pengunjung, maka kebijakan tegas akan ditutup sementara mal dan pasar agar tidak terjadi kerumunan. Hal tersebut dilakukan untuk menghentikan terjadinya lonjakan kasus covid-19 di Kota Bogor,” tegas Wali Kota Bima Arya didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro pada jumpa pers di halaman Blok F Trade Center, Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (4/5/2021).

Bima menjelaskan, kesemrawutan dan kebersihan menjadi perhatian di setiap Lebaran di kawasan Pasar Anyar atau Blok F Trade Center ini. Untuk mencegah naiknya kasus covid-19, maka berbagai upaya dilakukan. Salah satunya mengantisipasi kerumunan.

“Kita sekarang fokus mengantisipasi dan mencegah kerukunan dan mobilitas warga di mal dan pasar-pasar. Kami koordinasikan dan secara teknis mengeluarkan kebijakan agar warga mematuhinya. Terkait traffic management, rekayasa lalin dan akses masuk dan keluar ke dalam pasar akan diatur semuanya,” jelas Bima.

Dia melanjutkan, Kota Bogor mencatatkan angka terendah di mana setiap hari hanya terjadi 13 kasus positif covid-19. Tapi secara nasional naik karena akibat kerumunan dan mobilitas warga.

“Kami imbau warga Kota bogor untuk mempertimbangkan atau berpikir apabila ingin pergi ke tempat umum karena akan ada kebijakan sangat ketat, terutama menjelang Lebaran,” ucapnya.

Posting Komentar

0 Komentar