Ticker

6/recent/ticker-posts

Macet Panjang di Tajur Warnai Libur Lebaran Hari Kedua

Tampak pengendara sepeda motor berhimpitan dengan kendaraan roda empat saat kemacetan di Jalan Raya Tajur pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) malam. (Foto: Andri Budiman/Bogor24.id)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

TAJUR, Bogor24.id - Kemacetan di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor, menjadi pemandangan biasa dan harus dinikmati warga dan para pengendara setiap harinya. Termasuk saat bulan Ramadhan lalu.

Tapi kemacetan juga terjadi di hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) malam. Ratusan kendaraan pribadi, angkutan umum dan sepeda motor terjebak antrean cukup panjang di kedua arahnya.

Namun para pengendara dari arah Sukasari yang akan menuju Ciawi harus jauh lebih bersabar. Pasalnya, antrean kendaraan mengular hingga lebih dari satu kilometer mulai dari kawasan perkantoran setelah Seameo Biotrop hingga ke kawasan Wangun.

Sementara untuk arah sebaliknya ekor antrean kendaraan hanya sekitar 500 meter saja mulai dari depan Hotel Mawar Sari hingga di akses keluar masuk Kuntum Farm Field. Meski demikian, sepeda motor sama-sama mendominasi dan saling serobot ke lajur sebelah kanan mengakibatkan terjadinya bottle neck.

Seperti yang dirasakan Bogor24.id, dengan mengemudikan kendaraan roda empat dibutuhkan waktu tidak kurang dari 45 menit untuk mencapai Wangun dari kawasan perkantoran setelah Seameo Biotrop. Padahal jarak antara kedua titik lokasi itu tidak lebih dari tiga kilometer.

Selain karena tingginya volume kendaraan, mobilitas warga dan wisatawan, kemacetan yang terjadi juga disebabkan minimnya area parkir di salah satu tempat makan di Kelurahan Sindangrasa, di tepi jalan depan akses masuk Kuntum Farm Field. Ketidakdisiplinan pengendara pun turut menyumbang kemacetan di kawasan ini.

Tidak cukup sampai di situ, kesemrawutan lalu lintas ini lantaran ketiadaan petugas di lapangan yang mengatur lalu lintas. Baik itu dari Dinas Perhubungan (Dishub) maupun pihak kepolisian.

Kondisi ini sangat disayangkan para pengendara, salah satunya Ikhsan. Pemotor yang tinggal di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan ini mengeluhkan kemacetan yang terus berulang setiap hari.

"Jelas bikin jengkel macet terus kayak begini setiap hari. Padahal kalau lancar nggak lebih dari 5 menit (Seameo) Biotrop ke sini (Kuntum Farm Field). Cuma yang bikin saya heran nggak pernah ada petugas yang ngatur. Apa memang nggak tahu atau gimana," keluhnya.

Posting Komentar

0 Komentar