Ticker

6/recent/ticker-posts

Kepadatan Kendaraan Warnai Penerapan Gage di Kota Bogor

Petugas Dishub Kota Bogor mengarahkan para pengendara pada penerapan aturan gage di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (1/5/2021). (Foto: Humas Kota Bogor)


Penulis: Yudi Effriadi
Editor: Donni Andriawan S.

BARANANGSIANG, Bogor24.id - Kepadatan kendaraan di ruas Jalan Pajajaran mewarnai penerapan kembali aturan ganjil-genap (gage) yang dilakukan Sagas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sabtu (1/5/2021) sore.

Hal itu terjadi karena adanya pemeriksaan plat nomor kendaraan oleh petugas gabungan. Plat nomor kendaraan yang tidak sesuai dengan tanggal ganjil dipaksa untuk memutar balik.

Sebaliknya, jalur di Sistem Satu Arah (SSA) seperti di Jalan Otista, Jalan Ir H Juanda dan Jalan Jalak Harupat yang biasa dipadati kendaraan jelang waktu berbuka puasa justru terlihat lengang.


Menurut Wali Kota Bogor Bima Arya yang meninjau penerapan gage bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro serta Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf. Roby Bulan, macet yang terjadi di beberapa titik merupakan hal yang wajar.

"Artinya, masih banyak warga yang tetap melakukan mobilitas. Jadi, pesan kita kepada seluruh warga kalau tidak mau terjebak macet besok (hari ini), kurangi mobilitas. Ini adalah prakondisi, menyampaikan peringatan kepada warga agar ke depan tetap dikurangi mobilitas. Terutama nanti libur hari raya. Weekend minggu depan dan minggu depannya lagi tetap kita akan perketat,” jelas Bima.

Bima menerangkan, target utama dari penerapan gage kali ini adalah menyampaikan pesan kepada warga supaya mengurangi mobilitasnya.

“Ganjil-genap Sabtu-Minggu selama dua jam (15.30 WIB-17.30 WIB) ini target utamanya adalah menyampaikan pesan kepada warga Bogor untuk mengurangi mobilitas. Karena mobilitas tinggilah yang menyebabkan persentase kenaikan kasus Covid-19. Terjadi kerumunan di mall dan di tempat-tempat lain yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Bima Arya.

Posting Komentar

0 Komentar