Ticker

6/recent/ticker-posts

Jaring Pemudik, Ini yang Dilakukan Polresta Bogor Kota

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro. (Foto: Dok. Humas Kota Bogor)



Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

BALAI KOTA, Bogor24.id - Untuk menjaring warga dengan tujuan mudik dan non mudik di Kota Bogor, Polresta Bogor Kota telah membentuk Satgas Khusus Kewaspadaan Pendatang dan Pemudik.

Hal tersebut dikatakan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro kepada media media di Lobi Balai Kota, Jumat (7/5/2021).

“Jadi, untuk warga Kota Bogor tidak perlu khawatir. Di setiap daerah ada sub satgas deteksi, dimana bersama RT dan RW akan mendatangi untuk melakukan pendataan terhadap para pendatang," jelas Susatyo.

Ada tiga hal yang didata, kata Kapolresta, yakni riwayat tujuan, riwayat penyakit dan riwayat vaksinasi. Jika lolos ada lagi yang akan melakukan pemeriksaan di titik-titik rumah tujuan. Bahkan nanti akan dilakukan penindakan oleh Satgas RW untuk melakukan pemeriksaan rapid antigen dan seterusnya.

Penyekatan di enam titik yang dilakukan untuk mencegah orang dari luar Kota Bogor masuk dan nantinya ada mekanisme wawancara dengan petugas. Untuk kedatangan pemudik yang ilegal, baik syarat maupun formilnya, maka akan menjalani karantina 5 X 24 jam di fasilitas isolasi.

"Dinamika angka Covid-19 begitu naik turun dan saat ini titik-titik kritis menjelang lebaran, maka bisa saja muncul aturan-aturan baru dari pusat yang nantinya diaplikasikan Kota Bogor," kata Susatyo.

Untuk memperkuat pengaturan di pusat perbelanjaan, ia menyebutkan akan dilakukan penutupan sementara jika terjadi kepadatan pengunjung. Sehingga dimensi kesehatan dan ekonomi tetap diperhitungkan.

Dalam mendukung pelaksanaan larangan mudik, imbuhnya, diterjunkan sebanyak 15.000 petugas gabungan, di mana 1.200 personel diantaranya bertugas melakukan penghadangan dan sisanya memperkuat PPKM Mikro.

Posting Komentar

0 Komentar