Ticker

6/recent/ticker-posts

Biar Aman Sepedahan Saat Hujan

Ilustrasi sepeda saat hujan. (Foto: Dok. Bogor24.id)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Hujan masih kerap turun di beberapa wilayah sekitar Bogor, meski kebanyakan terjadi di sore atau malam hari. Jika sudah begitu akan sedikit mengganggu aktivitas sebagian kecil orang.

Namun nyatanya kondisi cuaca yang kadang tidak menentu ini bukan menjadi halangan bagi para pehobi atau penikmat sepeda untuk melakukan olahraga yang satu ini. Entah karena sudah janjian dengan kawan atau komunitas sepedanya, maka turunnya hujan ini tidak lantas membuat mereka mengurungkan niatnya.

Mengingat sudah memasuki akhir pekan dan kemungkinan rehat selama bulan Ramadhan, maka hasrat untuk gowes pun tak tertahankan.

Tapi, sebagai antisipasi ketika ternyata di saat gowes tiba-tiba turun hujan maka perlu memperhatikan beberapa hal berikut supaya kegiatan bersepeda (khususnya on road) tetap nyaman dan aman. Karena, ketika bersepeda dengan kondisi hujan jalanan akan berubah menjadi licin karena air, lubang yang tidak kelihatan lantaran tertutup genangan air bahkan mungkin juga lumpur.


Siapkan perlengkapan pendukung

Mempersiapkan poin pertama ini sangat penting dilakukan para goweser. Oleh sebab itu, ada baiknya membuat daftar terlebih dulu paling tidak sehari sebelum keesokan harinya. Dengan demikian tidak akan terburu-buru yang hanya akan membuat beberapa item pendukung ini tertinggal.

Item-item yang bisa dipersiapkan, dibawa atau digunakan di kondisi hujan ini meliputi perlengkapan standar bersepeda. Dimulai dari helm, jersey dengan pilihan warna cerah, sarung tangan, kacamata, sepatu, tempat minum sampai mantel hujan.

Kemudian berikutnya pastikan memasang lampu tambahan di sepeda untuk dipasang di bagian depan dan belakang sepeda, sebagai tambahan bisa juga memasangnya di bagian belakang helm.


Teknik menikung

Lantaran kondisi jalanan yang akan licin berbeda dengan saat kondisi kering, maka pesepeda harus memperhatikan kondisi jalan. Jangan melakukan manuver mendadak, ambillah jalanan yang rata dan tidak berlubang (jika memungkinkan).

Mengingat kondisi jalanan yang pasti lebih licin, maka ketika bermanuver atau berbelok jangan terlalu miring. Jangan mulai mengayuh atau keluar dari sadel sampai benar-benar keluar, karena bisa membuat kita kehilangan bagian belakangnya.

Maka, ada baiknya kita kurangi kecepatan. Kayuhlah sepeda dengan santai dan tidak perlu terburu-buru. Tetap mengambil sikap waspada dan hati-hati


Perhatikan pengereman

Bersepeda di tengah guyuran hujan menjadi tantangan tersendiri dan penuh risiko, selain pastinya teknik bersepeda pun mesti disesuaikan. Contohnya adalah dalam hal pengereman.

Sebab, licinnya jalanan akan membuat jarak pengereman akan menjadi sedikit jauh dibanding dengan kondisi kering. Itu karena permukaan jalan yang basah serta adanya air di pelek dan kanvas rem.

Yang juga perlu diperhatikan adalah ketika menghadapi belokan. Lakukan pengereman sebelum berbelok. Jika melakukannya saat sepeda belok sementara pegangan tangan di setang kurang maka bakal mengakibatkan sepesa tergelincir.


Jangan memaksakan diri

Bila memang ternyata intensitas hujan cukup deras, alangkah baiknya untuk berhenti atau berteduh meski kita membawa atau menggunakan mantel hujan. Jangan pernah memaksakan diri karena rute atau tujuan yang masih jauh.

Tidak saja karena terpaan air hujan yang akan membuat tubuh kedinginan, beragam risiko eksternal bisa saja mengancam keselamatan diri. Di antaranya kendaraan di sekitar kita, ancaman pohon tumbang sampai sambaran petir.

Posting Komentar

0 Komentar