Ticker

6/recent/ticker-posts

Belum Normal, Kondisi Pasar Ciawi Masih Sepi Pengunjung

Bagian luar dan area parkir kendaraan di Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor, terlihat sepi dan geliatnya belum berjalan normal di hari ketiga Lebaran, Sabtu (15/5/2021). (Foto: M. Sopiyan/Bogor24.id)



Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

CIAWI, Bogor24.id - Masih banyaknya warga yang bersilaturahmi di hari ketiga Lebaran 1442 H, membuat geliat di Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor, belum terlihat ramai.

Sepinya pengunjung di pasar tradisional ini lantaran masih banyaknya pedagang yang belum membuka kembali usahanya. Baru sedikit saja pedagang yang telah berjualan kembali di hari ketiga Lebaran ini, itu pun baru beberapa komoditas pokok masyarakat seperti penjual sayuran, daging, kue dan toko pakaian.

Pantauan Bogor24.id, Sabtu (15/5/2021) pagi, lorong pasar yang biasanya ramai oleh hilir-mudik pengunjung terlihat sepi. Mereka bisa leluasa menyusuri setiap sudut pasar tanpa harus berdesakan. Pengunjung pun tak perlu antre saat berbelanja karena pedagang leluasa melayani pembeli.

Bergeser ke bagian luar pasar, suasana serupa terpantau demikian. Area parkir kendaraan tidak dipadati banyak kendaraan. Orang bisa leluasa berjalan tanpa khawatir oleh kendaraan yang melintas.

Masih sepinya pasar diakui Asep, pedagang ayam potong, bahwa merupakan hal yang lumrah setiap tahunnya. Menurut dia, hal yang lumrah ketika setelah Lebaran kondisinya akan seperti itu.

"Paling nanti H+5 Lebaran baru kondisi pasar ramai lagi, karena memang selalu seperti ini kalau sudah Lebaran. Banyak pedagang yang belum jualan lagi, pembeli juga masih banyak yang mudik," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Asep menuturkan, para pedagang biasanya tidak akan membuka usahanya secara penuh. Seperti halnya dengan dia, hanya berjualan hingga siang saja. Makanya, stok ayam juga tidak banyak dibawanya.

"Saya juga bawa stok ayamnya sedikit, paling sekitar 30 ekor saja. Karena jualan juga nggak full sampai sore, paling sampai siang saja sekitar jam 2 siang," ucapnya.

Posting Komentar

0 Komentar