Ticker

6/recent/ticker-posts

Angkot Riwayatmu Kini

Deretan angkutan perkotaan yang ngetem menunggu penumpang. (Foto: Aysha Salsabila/Bogor24.id)



Penulis: Aysha Salsabila
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Panas dan pengap menjadi gambaran umum kondisi angkutan kota (angkot) atau angkutan perkotaan yang setiap hari terlihat wara-wari di jalanan Kota Bogor. Belum lagi ramainya turun-naik para pengamen, pengemis hingga pencopet yang seringkali melancarkan aksinya di dalam angkutan umum.

Lambat laun pamor angkot khususnya di kota-kota besar seperti di Kota Bogor mulai meredup belakangan terakhir. Keberadaannya mulai digeser oleh bermacam moda transportasi publik yang menawarkan kenyamanan, keamanan dan kecepatan, yang kini berbasis teknologi.

Maka tidak mengherankan bila sekarang tidak sedikit penumpang angkutan umum yang lebih memilih angkutan berbasis aplikasi daring macam ojek online dan taksi online. Ini karena faktor yang sudah disebutkan di atas, belum lagi iming-iming beragam promo menarik seperti potongan tarif yang semakin membuat banyak penggunanya betah menggunakannya.

Oleh karena itu, di tengah persaingan moda transportasi dan kondisi jalanan yang sudah tidak bersahabat alias sering diwarnai kemacetan maka nasib angkot pun semakin terpuruk.

Jika dilihat beberapa tahun ke belakang akan mudah ditemui angkot yang sarat penumpang di saat jam sibuk, tapi kini tidak lagi. Kalaupun kondisinya penuh, itu lantaran mereka ngetem selama beberapa saat yang tentu sangat tidak nyaman bagi setiap penumpangnya.

Kini kepemilikan banyak armada angkot sudah tak lagi menjanjikan. Profesi pengemudi angkot pun kini sudah tidak bisa diharapkan. Butuh strategi dan kesabaran yang tinggi untuk mampu bertahan di tengah kemajuan perkembangan zaman.

Angkot riwayatmu kini. Mesti bersaing keras dengan angkutan berbasis online karena sudah tidak mampu menarik para loyalisnya untuk tetap setiap menggunakan jasanya. Perlu adanya inovasi dan perbaikan pelayanan agar bisa terus eksis.

Posting Komentar

0 Komentar