Ticker

6/recent/ticker-posts

Air Keruh dan Sering Mati Ini Jawaban Perumda Tirta Pakuan

Lokasi kebocoran pipa ACP 21" di Jalan Arteri Bocimi, Cikalang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Rabu (19/5/2021). (Foto: Yuda Muhtar/Bogor24.id)



Penulis: Yuda Muhtar
Editor: Donni Andriawan S.

CARINGIN, Bogor24.id - Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor yang berada di zona 1 mengeluhkan banyaknya gangguan pelayanan yang berdampak pada terhambatnya pemenuhan kebutuhan sehari-hari mulai dari keperluan untuk memasak dan mandi.

Selain matinya pasokan air lantaran adanya gangguan seperti kebocoran pipa, juga dikarenakan kualitas air yang sampai ke rumah-rumah mereka tidak jernih alias keruh.

Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardhani Yusuf yang ditemui di lokasi kebocoran pipa ACP 21" di Jalan Arteri Bocimi, Cikalang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Rabu (19/5/2021) menyebutkan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin menanggulangi beragam keluhan pelanggan khususnya yang ada di zona 1.

"Saya sekarang sudah mengeluarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) bahwa sekarang (kualitas air) harus dibawah 5 NTU (Nephelometric Turbidity Unit/Tingat Kekeruhan Air). Kalau dibawah 5 NTU saya tidak mau, karena setiap jam saya monitor. Alhamdulillah sekarang justru dibawah (5 NTU)," kata Ardhani.

Meski demikian soal adanya keluhan pelanggan zona 1 yang mempertanyakan keruhnya pasokan air, dia mengatakan bakal melakukan evaluasi seperti misalnya melakukan pengurasan.

"Kalau soal pengolahan saya jamin, karena teman-teman operator selalu menyampaikan laporannya setiap jam. Tapi nggak apa-apa (adanya keluhan soal air kualitas air yang keruh) ini menjadi masukan bagi kami dan akan langsung diperintahkan ke bagian pengaliran untuk dievaluasi," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar