Ticker

6/recent/ticker-posts

Wakil Wali Kota: Banyak Warga Mudik, Belajar Tatap Muka Bisa Dibatalkan

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat mengikuti FGD soal PTM di Kota Bogor yang diselenggarakan di Balai Kota, Rabu (28/4/2021). (Foto: Humas Kota Bogor)


Penulis: Devina Putri
Editor: Donni Andriawan S.

BALAI KOTA, Bogor24.id - Jika Lebaran nanti banyak warga yang melakukan mudik, maka kemungkinan rencana uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tidak jadi dilaksanakan. Sebab, dengan banyaknya warga termasuk orang tua siswa yang mudik dikhawatirkan akan menimbulkan lonjakan kasus covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat digelarnya Forum Group Discussion (FGD) dengan topik utama seputar rencana PTM di Balai Kota, Rabu (28/4/2021).

Oleh sebab itu, Dedie meminta sebelum dilaksanakannya PTM agar memperhatikan sejumlah hal. Di mana yang terdekat adalah perayaaan Idul Futri yang akan diikuti dengan banyaknya warga yang pulang kampung.

"Jadi, tidak serta merta Juli semuanya bisa melaksanakan pendidikan tatap muka, perjuangan dan usaha kita semua inilah yang menentukan. Tujuan dan target utamanya adalah menyelenggarakan pendidikan tatap muka pada bulan Juli 2021 dengan segala syarat pelaksanaan dan kondisi dengan status paling tidak sudah turun ke zona kuning," urai Dedie.

Dengan adanya larangan mudik yang dikeluarkan Pemkot Bogor, tambahnya, semata untuk meminimalisir terjadinya lonjakan kasus baru covid-19. Karena, imbuhnya, Kota Bogor masuk kembali ke dalam zona merah. Hal itulah yang dikhawatirkan Dedie sehingga pelaksanaan PTM urung dilakukan.

Diharapkan Dedie, semua unsur di dunia pendidikan harus lebih memahami bahwa perjuangan pemerintah berat lantaran harus mengembalikan status Kota Bogor ke zona yang lebih aman (hijau).

"Bagaimana dalam satu kelas pembelajaran dilaksanakan, berapa orang yang boleh masuk dalam kelas, kemudian berapa durasi pembelajaran. Semua teknis itu kemudian akan menjadi patokan kita," tuturnya.

Posting Komentar

0 Komentar