Ticker

6/recent/ticker-posts

Tren Sektor MICE di Kota Bogor Mulai Naik

Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay. (Foto: Donni/Bogor24.id)



Penulis: Aysha Salsabila
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR KOTA, Bogor24.id - Perlahan pemerintah sudah mulai mengizinkan sejumlah sektor untuk kembali beroperasi setelah beberapa bulan lamanya dihentikan atau ditiadakan pascapandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Namun demikian, pembukaannya harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

Di bidang pariwisata misalnya, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Satgas Covid-19 telah mengeluarkan aturan dan kebijakan serta memgizinkannya untuk perlahan dan bertahap membuka kembali aktivitasnya. Di antaranya kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) atau pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran.

Khusus di Kota Bogor seperti disampaikan Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay kepada Bogor24.id, bahwa kegiatan MICE sudah dimulai lagi sejak beberapa waktu lalu.

"Di Kota Bogor (MICE) sudah berjalan, karena kementerian atau lembaga-lembaga yang biasa menjadi tamu dari hotel-hotelnya. Ini karena anggarannya kebanyakan sudah turun, jadi sudah mulai banyak grup yang masuk," jelas Yuno, Rabu (7/4/2021).

Bahkan, disebutkan pria yang juga menjabat Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Bogor ini, bahwa trennya mulai meningkat sejak awal Maret lalu.

"Sudah mulai meningkat trennya dari awal Maret lalu, karena isinya kementerian dan lembaga. Tapi biasanya jelang puasa low lagi, nanti setelah lebaran baru ramai lagi," ungkap Yuno.

Lebih lanjut dia menerangkan, selain menerapkan prokes yang ketat, penyelenggara juga harus disiplin dalam penerapannya.

“Intinya, penyelenggara MICE memperhatikan faktor kebersihan, jaga jarak, pelacakan, dan tanggung jawab sosial. Ini yang jadi acuan sebagaimana sudah diterapkan oleh WHO dan Kemenkes," tegas Yuno.

Posting Komentar

0 Komentar