Ticker

6/recent/ticker-posts

Tradisi "Nyekar" Jelang Puasa, Berdoa Sambil Melepas Rindu

(Foto: Aysha Salsabila/Bogor24.id)



Penulis: Aysha Salsabila
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Bulan Ramadhan 1442 H tinggal menghitung hari. Umat muslim di seluruh penjuru dunia bersiap menyambutnya dengan penuh suka cita bulan yang penuh berkah ini. Tak terkecuali di Indonesia yang notabene penduduknya mayoritas beragama Islam.

Dalam menyambut bulan yang suci ini, biasanya ada ragam tradisi yang kerap dilakukan. Satu di antaranya adalah berziarah ke makam leluhur atau sanak keluarga yang telah meninggal dunia. Di tanah Sunda sendiri, tradisi ini kerap disebut "nyekar."

Ritual ini biasanya dilakukan jelang sepekan hingga beberapa hari sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Selain menabur bunga di atas pusara, para peziarah membaca dan mengirimkan doa kepada almarahum dan almarhumah yang ditujunya.

Namun, tradisi atau kebiasaan ini akan berlanjut saat di Hari Raya Idul Fitri. Mereka akan kembali berziarah ke makam-makam leluhurnya bersama dengan seluruh anggota keluarganya.

Selain untuk membacakan doa secara langsung di hadapan pusara leluhurnya, keluarga yang melakukan "nyekar" juga menganggapnya sebagai cara untuk 'melepas rindu' setelah ditinggal pergi lebih dulu ke Pangkuan Ilahi.

Kendati demikian, masih ada beberapa tradisi jelang puasa lainnya yang kerap dilakukan umat Muslim Indonesia dan akan kami ulas pada artikel berikutnya sebagai bahan informasi dan sekadar pengingat betapa beragam tradisi dan kebudayaan Islam di tanah air.

Posting Komentar

0 Komentar