Ticker

6/recent/ticker-posts

Tekan Pemudik dan Pendatang, Kota Bogor Bentuk Satgas Khusus

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. (Foto: Humas Kota Bogor)




Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR KOTA, Bogor24.id - Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebutkan, Satgas Covid-19 Kota Bogor membentuk Satgas Kewaspadaan Pemudik dan Pendatang pada musim libur Lebaran 2021. Satgas ini bertujuan untuk menjaring dan memonitor pergerakan dan mobilitas warga, baik yang datang maupun yang akan keluar dari Kota Bogor.

Dijelaskan Susatyo, langkah itu ditempuh sebagai upaya untuk menekan adanya warga yang tetap nekat memaksakan diri untuk mudik maupun sebaliknya mereka yang masuk ke Kota Bogor.

“Hal ini dimaksudkan sebagai upaya kita untuk menekan para pemudik dan pendatang yang memaksakan diri, ada sanksi-sanksi yang akan kita bentuk dalam sebuah Perwali baru. Dari tingkat RT/RW, kelurahan, kecamatan semua akan secara aktif turun untuk memonitor," tegas Susatyo, Senin (26/4/2021).

Bagi para pendatang yang tiba di Kota Bogor, Satgas Kewaspadaan, kata Kapolresta, akan melakukan penindakan secara berjenjang dan terukur. Baik evakuasi, testing bahkan upaya penyidikan secara hukum acara pidana. Penyekatan akan dilakukan secara makro maupun mikro untuk menjaring para pendatang.

"Penyekatan akan dilakukan di enam titik perbatasan. Selain itu ada checkpoint di terminal maupun stasiun, ditambah lagi mobile team untuk memonitor angkutan-angkutan gelap," jelasnya.

Menurut dia, disinyalir ketika bus dan angkutan umum lainnya diperketat, ada kendaraan-kendaraan pribadi yang digunakan sebagai sarana mudik sehingga akan dilakukan pemeriksaan. Untuk mudik lokal di Jabodetabek atau disebut mudik lokal, ia mengatakan diperbolehkan.

“Ada zonasi Jabodetabek, dibolehkan yang namanya mudik lokal. Plat nomor polisi dari mulai yang berakhiran huruf S sampai dengan Z, kami akan lakukan prioritas untuk pengetatan. Karena dari Bogor ke Sukabumi atau Cianjur maupun sebaliknya dianggap sebagai mudik di luar zona. Ini harus dimengerti semua masyarakat,” papar Susatyo.

Pengetatan juga dilakukan di hotel-hotel, penginapan, tempat kost dan sebagainya. Ketika menerima tamu harus dilengkapi bukti hasil test Covid-19. Sebelum dilaksanakan, terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun himbauan kepada para pengendara serta pemilik angkutan.

Posting Komentar

0 Komentar