Ticker

6/recent/ticker-posts

Strategi Tandi's Bakery Bertahan di Masa Pandemi

(Foto: Dok. Tandi's Bakery)



Editor: Donni Andriawan S.

TAMAN KENCANA, Bogor24.id - Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama setahun terakhir telah menghantam seluruh sektor, terutama sektor ekonomi yang di dalamnya ada pelaku Usah Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tak terkecuali di bidang kuliner.

Tidak sedikit dari mereka yang terpaksa gulung tikar. Namun banyak pula yang masih tetap bertahan dan bahkan yang justru berhasil melebarkan sayap usahanya. Satu di antara pelaku usaha kuliner di Kota Bogor yang masih bertahan dan tetap eksis sampai saat ini adalah Tandi's Bakery.

Ditemui di rumah yang sekaligus tempat usahanya, pasangan suami isteri Zahakir Haris dan Renate C. Tanessia, pemilik yang juga pengelola Tandi’s Home Made Bakery menerangkan, bahwa modal mereka tetap bisa bertahan dan kompetitif di tengah persaingan dunia kuliner dan beratnya masa pandemi adalah kesabaran, optimis, konsistensi, jaga kualitas dan mengikuti tren.

"Pelaku UMKM juga jangan pernah puas, tapi harus tetap kreatif dan mengikuti tren dengan tidak menghilangkan pondasi awal produk kita. Begitu terus dan pastinya tetap mempertahankan kualitas," ungkap Haris.

Haris yang juga pernah berprofesi sebagai chef di salah satu hotel berbintang Kota Bogor dan menjadi staf pengajar di Bogor Hotel Institute (BHI) menjelaskan, agar pelaku UMKM memanfaatkan media sosial dan koneksi atau relasinya.

"Media sosial menurut saya hanya berdampak sekitar 60 persen, karena di sana ada faktor keberuntungan yang saya pikir punya peran juga. Sementara 40 persen sisanya dari pertemanan atau kolega yang kita punya. Oleh karena itu, bangunlah koneksi sebanyak dan sekuat mungkin," pesan Haris.

Kendati demikian, dirinya mengingatkan agar para pelaku UMKM untuk tetap menjaga konsistensi atas kualitas produk dan layanan yang diberikan kepada pelanggannya.

"Repeater order dari media sosial itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan koneksi. Karena pelanggan yang berasal dari koneksi kita akan menjadikannya semacam kebutuhannya," tegas Haris.

Posting Komentar

0 Komentar