Ticker

6/recent/ticker-posts

Shahlan Dukung Kota Bogor Kembangkan Wisata Berbasis Masyarakat

(Foto: Dok. Bogor24.id)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR KOTA, Bogor24.id - Pariwisata menjadi satu dari sekian banyak sektor yang turut dihantam badai pandemi Covid-19 selama kurun waktu setahun terakhir. Namun, sektor ini juga yang mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah selain bidang kesehatan.

Tidak saja karena nasib banyak orang yang menggantungkan hidupnya dari sektor ini terpaksa harus kehilangan mata pencahariannya, namun tidak kalah tragisnya adalah bertumbangannya bidang usaha yang telah menjadi salah satu penopang pendapatan negara itu.

Maka, ketika pemerintah pusat termasuk pemerintah daerah melakukan berbagai upaya penyelamatan dengan di antaranya memberikan stimulus kepada sektor pariwisata ini perlahan sudah bisa mulai berjalan kembali kendati belum sepenuhnya seratus persen.

Alhasil, sektor ini pun terus digenjot untuk dapat berjalan kembali meski belum sepenuhnya normal seperti saat sebelum pandemi. Tidak hanya memberikan bantuan anggaran untuk pemulihan, tetapi dana untuk pembangunan dan penyediaan kelengkapan fasilitas penunjangnya. Tak terkecuali di Kota Bogor.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui bantuan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) beberapa waktu lalu telah mengucurkan anggaran untuk Agro Eduwisata Organik Mulyaharja atau Kampung Tematik Mulyaharja yang berlokasi di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan. Pun dengan beberapa lokasi lainnya yang akan dikembangkan untuk dijadikan destinasi wisata alam yang baru.

Dengan upaya-upaya tersebut, mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Shahlan Rasyidi mengungkapkan, sebagai langkah yang baik sebagai proses pemulihan sektor pariwisata yang selama beberapa tahun terakhir selalu menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar.

"Dengan begitu maka sektor ini diharapkan bisa segera bangkit dan menjadi lokomotif penggerak perekonomian Kota Bogor. Apalagi bila stimulus atau bantuan-bantuan ini dikucurkan untuk pariwisata berbasis masyarakat," kata Shahlan.

Sebab, lanjutnya, tidak saja akan berdampak positif terhadap kelangsungan destinasi wisata itu sematan. Tapi, yang lebih penting dari itu bahwa akan menyelamatkan dan meningkatkan perekonomian warga yang terlibat di dalam kawasan tersebut.

"Ini tentunya bukan langkah yang mudah bagi Kota Bogor untuk bisa secepatnya memulihkan sektor pariwisata dan mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan. Sebab, di masa pandemi seperti sekarang ini semua harus berjalan dalam kondisi kenormalan baru termasuk penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat," papar Shahlan yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik di Pemkot Bogor.

Mengenai rencana Pemkot Bogor yang akan membuka destinasi wisata baru berbasis alam dan tematik, ia menuturkan bahwa hal tersebut sangat baik. Dengan demikian, nantinya wisatawan akan mempunyai pilihan baru untuk menikmati keindahan Kota Bogor dalam nuansa berbeda yang tak kalah menariknya dengan destinasi yang sudah ada.

Posting Komentar

0 Komentar