Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemkot Bogor Dukung Larangan Mudik, Ini Alasannya

(Foto: Humas Kota Bogor)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR KOTA, Bogor24.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan mendukung kebijakan pemerintah pusat yang melarang kegiatan mudik Lebaran 2021 mendatang, khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dukungan tersebut dikeluarkan, kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, karena Pemkot Bogor tidak ingin terjadi lonjakan kasus Covid-19 setelah libur Hari Raya Idul Fitri.

“Kenapa kami dukung? Karena kami punya target besar. Kami tidak ingin ada lonjakan kasus (Covid-19) baru setelah Lebaran, sehingga bisa menggagalkan upaya kita untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di Juli nanti,” tegas Dedie, Jumat (16/4/2021).

Dengan target besar PTM itu, dia menginginkan agar bagaimana para siswa nanti bisa mulai masuk sekolah dengan aman. Jika terjadi lonjakan kasus akibat euforia mudik pralebaran maupun pascalebaran nanti, maka bisa saja rencana PTM itu gagal.

“Semuanya bisa merusak rencana yang sudah kita canangkan tadi. Makanya kami ingin masyarakat ini paham, bahwasanya larangan mudik ini untuk menekan semaksimal mungkin adanya potensi lonjakan kasus baru pascalibur Lebaran,” jelas Dedie

Menurutnya, harus diakui jika momentum Lebaran jadi salah satu ujian besar yang harus dihadapi pemerintah. Apalagi saat ini pemerintah sudah melaksanakan vaksinasi kepada sebagian masyarakat. Jangan sampai lonjakan kasus akan menyia-nyiakan usaha yang sudah dilakukan selama ini.

“Jangan sampai Kota Bogor yang saat ini statusnya zona oranye kembali ke zona merah. Nanti yang lain bulan Juli bisa sekolah tatap muka, kita tidak bisa karena status kita zona merah. Jangan sampai. Pengecualian tentu ada, kalau memang logis dan mendesak tentunya akan kami pertimbangkan,” papar Dedie.

Pemkot Bogor, masih kata Dedie, akan tetap memastikan mobilitas masyarakat bisa terkendali. Tentu dengan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi. Kalaupun diminta untuk kembali melakukan penyekatan, dia menyatakan kesiapan Kota Bogor.

“Kami siap saja..Tapi saya yakin masyarakat juga sudah paham dan sadar sehingga penyekatan-penyekatan itu tidak perlu dilakukan,” imbuhnya.

Posting Komentar

0 Komentar