Ticker

6/recent/ticker-posts

Ngabuburit, Tradisi yang Selalu Ada di Bulan Puasa

Ilustrasi ngabuburit. (Foto: Dok. Bogor24.id)




Penulis: Aysha Salsabila
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Ada begitu banyak aktivitas yang dilakukan orang ketika menjalankan ibadah puasa, dan kegiatan itu biasanya dilakukan untuk mengisi waktu berbuka puasa.

Salah satu yang kerap dilakukan adalah ngabuburit. Berdasarkan kamus bahasa Sunda yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda (LBSS), kata ngabuburit berasal dari kalimat "ngalantung ngadagoan burit". Kalimat tersebut berarti bersantai sambil menunggu waktu sore. Sebab, ngabuburit memiliki kata dasar "burit" yang memiliki arti sore hari.

Ngabuburit sendiri salah satu tradisi yang identik dengan bulan Ramadhan. Dimana ngabuburit atau tradisi menunggu berbuka puasa ini biasanya diisi dengan berbagai kegiatan seperti berburu takjil, melakukan kegiatan sosial atau sekadar berkumpul bersama kerabat dan sahabat.

Seiring berjalannya waktu, istilah ngabuburit kemudian digunakan untuk menyebut kegiatan yang dilakukan pada sore hari untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Meski tidak diketahui persis sejak kapan dan bagaimana asal-usulnya, tapi aktivitas ngabuburit ini sudah menjadi salah satu tradisi di setiap bulan Ramadhan tiba.

Namun, mengingat bulan puasa tahun ini masih sama seperti tahun lalu yakni masih berada di masa pandemi Covid-19. Maka menerapkan protokol kesehatan (prokes) menjadi hal yang wajib diperhatikan.

Prokes ini di antaranya dengan menggunakan masker ketika harus berkaktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, membawa hand sanitizer dan selalu menjaga jarak fisik serta menghindari kerumunan.

Posting Komentar

0 Komentar