Ticker

6/recent/ticker-posts

Mau Beli Motor Skutik Bekas? Cek Dulu Bagian Ini

Skutik Honda Beat karburator tahun 2011. (Foto: Dok. Bogor24.id)



Penulis: Yudi Effriadi
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Motor kini sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, terutama mereka yang tinggal di perkotaan. Mereka membutuhkan kendaraan roda dua untuk menunjang mobilitasnya.

Buat Anda yang saat ini tengah berencana untuk membeli motor namun dana terbatas, bisa melirik yang bekasnya. Cara untuk mendapatkannya juga mudah. Bisa melalui market place, situs jual beli online, mendatangi langsung showroom motor bekas atau mendapatkannya dari orang yang kita kenal.

Namun sebelum memutuskan memboyong motor idaman ke rumah, ada baiknya Anda wajib memperhatikan sejumlah hal. Hal ini penting agar Anda tidak tertipu atau kecewa lantaran mendapatkan motor yang tidak layak, termasuk dokumen kepemilikan yang tidak jelas.

Wibowo, pedagang motor bekas memberikan sejumlah tipsnya yang telah dirangkum Bogor24.id. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menjadi pedoman sebelum Anda memutuskan membeli motor bekas.

Kondisi mesin

Jauh sebelum memutuskan membeli motor skuter matik (skutik) bekas, Wibowo menyarankan supaya calon pembeli memeriksa bagian mesinnya. Dengarkan apakah suaranya halus atau kasar. Perhatikan ujung knalpotnya, terdengar adanya suara kebocoran atau bahkan mengeluarkan asap. Bila ditemukan hal semacam itu, sebaiknya urungkan niat Anda dan mencari skutik yang lain.

Untuk lebih meyakinkan lagi, lakukan test ride. Selama dijalankan, rasakan apakah ada suara aneh atau bagian yang dirasa janggal. Supaya lebih detailnya, Anda bisa membawa orang yang mengerti motor. Dengan begitu tidak akan tertipu oleh tampilannya yang rapi.

"Karena, biasanya suka ada saja oknum pedagang nakal mengakali dagangannya. Misal dengan mengganti oli mesinnya. Karena, untuk beberapa saat ketika ada calon pembeli yang menyalakan dan mendengarkan suara mesinnya tidak akan diketahui adanya kerusakan. Sebab, sepintas baik-baik saja karena suaranya akan halus. Oleh karena itu, perhatikan betul bagian mesin," kata Wibowo.

Sistem kelistrikan

Beranjak pada langkah berikutnya adalah bagian kelistrikan. Pemeriksaan bagian ini meliputi kabel-kabel, baterai (aki) dan fungsi lampu-lampu. Pastikan semuanya dalam keadaan normal dan berfungsi dengan baik.

Tes elektrik starter, langsung merespon atau lambat. Jika slow respon bisa diindikasikan aki sudah tidak optimal. Pun dengan lampu-lampu. Periksa satu per satu mulai dari lampu utama (termasuk lampu jauh/dim), lampu di dashboard, lampu sein (berikut tombol tuasnya apakah seret atau tidak) dan lampu remnya.

Bagian kaki-kaki

Bagian berikutnya yang masuk ke dalam inspeksi ini adalah kaki-kaki. Yaitu suspensi, pelek dan ban. Dimulai dari suspensi, lihat dengan detail apakah ada kebocoran atau terlihat rembesan pelumas (oli). Bila ada dan Anda tetap ingin meminangnya siapkan uang ekstra untuk memperbaiki atau menggantinya dengan yang baru.

Kemudian pelek. Komponen yang satu ini harus diperhatikan juga. Pasalnya, tugasnya yang berat harus menopang bobot kendaraan dan beban penumpang akan rentan mengalami kerusakan. Lihat apakah masih simetris dan tidak ada keretakan (walau retak halus/rambut).

"Lihat juga kondisi fisik ban, lihat keduanya. Apakah alurnya masih bagus dan tebal atau sudah tipis. Cek juga apakah bannya masih menggunakan ban dalam atau sudah tubless. Jika kondisi alur ban di atas 80 persen masih cukup aman, paling tidak masih beberapa bulan ke depan untuk menggantinya dengan yang baru," papar Wibowo.

Cek ujung setang dan handgrip

Kedua bagian motor ini akan paling mudah dilihat. Posisinya yang ada di atas dan terbuka membuat calon pembeli tidak sulit memeriksanya. Jika dilihat adanya baret-baret atau bekas goresan pada handgrip dan setang, bisa dipastikan jika skutik incaran pernah jatuh atau mengalami kecelakaan.

Jika seandainya sudah tidak original, cara mengeceknya dengan melihat posisi setang. Apakah masih lurus atau bahkan diketahui miring. Kalau begitu, tinggalkan dan cari unit yang lain.

Hindari membeli skutik modifikasi

Bagi sebagian orang mungkin membeli skutik yang sudah dimodifikasi menjadi keuntungan, karena itu berarti tidak perlu memgeluarkan biaya untuk mengubah tampilan atau performanya. Padahal justru tongkrongan skutik bekas yang sudah dimodifikasi akan merugikan, itu karena kita tidak pernah tahu bagaimana kondisi sebenarnya.

"Baiknya belilah skutik yang masih bawaan pabrik, baik itu pada bodi dan tampilannya atau mesin dan bagian kaki-kakinya. Kita pun pedagang tidak ada yang mau 'angkat" (beli) motor seperti itu. Kalau pun terpaksa atau si pemiliknya memaksa, kita akan meminta part yang originalnya. Karena percuma justru kondisi skutik yang dimodifikasi itu harganya pasti jatuh, kecuali dijual atau dibelinya oleh pemakai langsung," ungkap Wibowo.

Dokumen lengkap

Sebelum memutuskan membeli motor skutik bekas (dan jenis motor lainnya), terakhir dia menyarankan untuk memeriksa kelengkapan surat kendaraan berikut keabsahannya. Pastikan STNK sesuai antara identitas yang ada dengan data pemiliknya. Lihat apakah pajaknya hidup atau mati.

Begitu juga dengan BPKB, pastikan data yang tertera sesuai. Untuk memastikan keabsahan kendaraan, lakukan cek fisik kendaraan apakah nomor rangka dan nomor mesinnya sama atau sesuai.

Supaya lebih meyakinkan, cek keabsahan dokumen kendaraan yang akan dipinang ke Samsat melalui aplikasi yang kini bisa diakses dengan mudah mulai ponsel.

Posting Komentar

0 Komentar