Ticker

6/recent/ticker-posts

Manjakan Goweser, Pemkot Bogor Akan Bangun Jalur Sepeda

Pesepeda melintas di salah satu ruas jalan di Kota Bogor. (Foto: Dok. Bogor24.id)



Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR KOTA, Bogor24.id - Meningkatnya jumlah warga yang bersepeda terutama di saat akhir pekan dan hari libur lainnya serta tingginya pesepeda dari luar kota yang kerap melakukan gowes, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membangun fasilitas penunjangnya secara permanen.

Jalur khusus sepeda itu akan dibangun Pemkot Bogor di sejumlah titik lokasi. Mulai dari Kawasan Warung Jambu di Bogor Utara hingga ke Tugu Kujang, Baranangsiang di Bogor Tengah.

Dikatakan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor Rudi Mashudi, Rabu (14/4/2021), jalur sepeda ini akan terintegrasi di beberapa ruas jalan. Yaitu di jalur (jalan nasional) hingga jalan milik Pemkot Bogor.

"Pembangunan jalur sepeda ini sebagai respons atas meningkatnya jumlah pesepeda di Kota Bogor selama pandemi. Ke depan, ada dua program yang saling terintegrasi antara rencana Kementerian PUPR yang membangun trotoar dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang berencana membangun jalur sepeda di Kota Bogor,” kata Rudy.

Pembangunan jalur sepeda permanen ini, lanjut Rudi, di sepanjang ruas Jalan Pajajaran dan kemungkinan mulai dilakukan pada April 2021 mendatang. Ada beberapa ruas jalan yang nantinya terintegrasi. Pertama di ruas jalur nasional, BPTJ akan membangun jalur khusus sepeda mulai dari Simpang Plaza Jambu Dua hingga Terminal Baranangsiang.

Kemudian, lanjut Rudi, jalur khusus sepeda itu menyambung lagi hingga ke Lippo Ekalokasari di Sukasari, Kecamatan Bogor Timur.

"Pemkot Bogor di tahun ini telah menyiapkan alokasi anggaran untuk menyambungkan ruas jalan Ahmad Yani yang menyambung ke Jalan Sudirman hingga ruas Jalan Otista. Akan dibuat tahun ini. Kemungkinan April pembangunanya, dan pihak BPTJ sudah mensinkronisasi dengan rencana Pemkot Bogor, merencanakan menyambung ke (Jalan) Ahmad Yani, (Jalan Jenderal) Sudirman, dan (Jalan) Otista. Semuanya akan terintegrasi nantinya,” papar Rudi.

Masih kata Rudy, di setiap jalur sepeda nantinya akan memakan 1,2 meter badan jalan yang nantinya masih dapat digunakan pengendara roda dua atau roda empat ketika tidak ada pesepeda yang menggunakan jalur tersebut.

Pemkot Bogor, sambungnya, menjadikan prioritas kegiatan tersebut untuk segera dibangun di Kota Bogor dengan tujuan agar para pesepeda bisa aman dan nyaman saat berada di jalan.

Posting Komentar

0 Komentar