Ticker

6/recent/ticker-posts

Warga Mudik Jelang Puasa, Jalanan Padat

Kemacetan tampak di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor. (Foto: Dok. Bogor24.id)




Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Tidak hanya ketika Hari Raya Idul Fitri saja masyarakat khususnya umat muslim melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, namun ketika munggahan (satu sampai dua hari jelang puasa) pun mereka biasanya akan pulang menemui sanak saudaranya.

Aktivitas ini menjadi salah satu bagian dari tradisi yang kerap dilakukan setiap tahunnya, tak terkecuali di masa pandemi seperti sekarang ini. Berziarah ke makam keluarga atau cucurak (makan bersama) menjadi alasan orang-orang ini memilih pulang kampung.

Setidaknya seperti pantauan Bogor24.id di beberapa titik lokasi perbatasan, Sabtu (10/4/2021). Terlihat meningkatnya volume kendaraan baik motor maupun mobil di sejumlah ruas jalan utama Kota Bogor. Pun dengan angkutan umum baik mikrobus maupun bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang dipenuhi penumpang.

Bahkan kepadatan arus lintas sempat terjadi di Jalan Raya Tajur dan simpang Ciawi yang merupakan daerah perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor. Ditambah momen munggahan ini berbarengan dengan libur akhir pekan.

Fakta mudik munggahan ini setidaknya seperti yang disampaikan Nandar, pemotor asal Depok yang sedang beristirahat di kawasan Ciawi. Dirinya mengaku memanfaatkan libur akhir pekan ini untuk pulang sekaligus munggahan di kampung halamannya, yakni di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

"Memang setiap tahun kalau munggahan begini saya pasti pulang, dan kebetulan sekarang pas banget Sabtu-Minggu. Kerja juga libur. Jadi, saya pulang dulu sekalian mau ziarah ke makam orangtua," katanya.

Disebutkan Nandar, ia bersama anak dan isterinya berencana akan menginap selama dua hari di kampung halaman. Setelah itu akan kembali ke Depok lantaran harus bekerja.

"Paling Insya Allah nanti Lebaran baru mudik lagi. Nah, kalau lebaran begitu biasanya kita pulang minimal menginap seminggu. Karena jarang bisa kumpul sama keluarga besar, jadi kita puas-puasin di kampung," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar