Ticker

6/recent/ticker-posts

Jelang Lebaran Kota Bogor Siapkan 7 Check Point

Kepala Dishub Kota Bogor Eko Prabowo. (Foto: M. Sopiyan/Bogor24.id)



Penulis: M. Sopiyan
Editor: Donni Andriawan S.

TAJUR, Bogor24.id - Menindaklanjuti kebijakan pelarangan mudik Lebaran 1442 H/2021 yang telah dikeluarkan pemerintah pusat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah menyatakan kesiapannya.

Pemkot Bogor, dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Eko Prabowo di kantornya, Kamis (22/4/2021) menyebutkan, salah satu kesiapan dan persiapan yang dilakukan adalah dengan telah memetakan sebanyak tujuh check point penyekatan. Dishub Kota Bogor pun mendukung upaya Polresta Bogor Kota.

"Dishub Kota Bogor mendukung Polresta Bogor Kota dalam konteks penyekatan di kawasan perbatasan dalam rangka libur panjang Lebaran 1442 H. Ada tujuh titik lokasi check point. Di antaranya di Terminal Bubulak dan sekitar Mal BTM," jelas Eko.

Namun meski kini pengelolaan Terminal Baranangsiang kewenangan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), namun Eko mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi. Hal tersebut sebagai upaya untuk memantau pergerakan orang atau pemudik yang kemungkinan akan keluar atau masuk Kota Bogor.

"Mengenai teknis penyekatan di lokasi-lokasi check point itu, bukan hal baru. Sebab, Dishub Kota Bogor telah melakukan hal serupa saat diterapkannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pemberlakuan aturan ganjil genap beberapa waktu lalu," imbuhnya.

Untuk detailnya, kata Eko, setiap pengendara yang akan melintas di check point akan diperiksa identitasnya. Jika memang berasal dari kawasan aglomerasi seputar Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek), maka akan diizinkan.

Namun hal ini tidak berlaku bagi mereka yang berasal dari luar kawasan aglomerasi seperti dari luar provinsi atau luar pulau. Jika kedapatan ada yang melanggar atau dari luar kawasan aglomerasi maka akan langsung diperintahkan putar balik.

"Apalagi Menteri Perhubungan sudah menegaskan bahwa pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei mendatang seluruh moda transportasi umum akan di-cut off. Pergerakan orang apalagi pemudik akan dibatasi untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19," tandasnya.

Posting Komentar

0 Komentar