Ticker

6/recent/ticker-posts

Harus Tahu, Ini Cara Tingkatkan Kualitas Udara di Rumah

Ilustrasi ventilasi udara di rumah. (Foto: Devina Putri/Bogor24.id)



Penulis: Devina Putri
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Terus meningkatnya pemanasan global akibat peningkatan efek rumah dan polusi udara turut menyumbang turunnya tingkat kualitas udara. Tidak hanya di luar ruangan, namun juga di dalam rumah.

Meski demikian, kita masih bisa mengurangi tingkat pencemaran di dalam ruangan (rumah) dengan setidaknya mengambil beberapa langkah kecil berikut ini.

1. Ventilasi rumah

Ventilasi yang baik akan memberikan udara yang bersih bagi rumah. Ventilasi adalah cara mudah untuk menukar udara bersih yang baik di dalam rumah. Sebab, 60 persen kualitas udara dalam ruangan menjadi buruk karena kualitas ventilasi rumah yang rendah.

2. Meletakkan tanaman dalam ruangan

Dengan meletakkan beberapa tanaman di dalam ruangan bisa meningkatkan kualitas udara di area tersebut. Tanaman hias dalam ruangan atau tanaman hias indoor menghilangkan gas beracun yang dilepaskan melalui berbagai elemen lainnya.

Memiliki tanaman di dalam ruangan juga meminimalkan iritasi mata dan juga menurunkan stres serta mampu meningkatkan fokus sekaligus mencegah kita terkena dari batuk dan hidung tersumbat.

3. Tidak merokok di dalam rumah

Salah satu alasan utama meningkatnya polusi udara di dalam ruangan adalah asap rokok. Ini menyebabkan penumpukan asap dan zat beracun serta meningkatkan tingkat polusi udara di dalam ruangan.

4. Gunakan kipas angin

Udara lembab di dapur dan kamar mandi meningkatkan eksposur penghuni dalam ruangan terhadap jamur. Ini karena jamur membawa partikel kecil yang dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit serius seperti pilek, batuk terus-menerus, bahkan infeksi jamur. Pemasangan exhaust fan di dapur dan kamar mandi akan membantu mengurangi eksposur.

5. Pertimbangkan untuk tidak menggunakan karpet

Karpet berfungsi sebagai "pelabuhan" bagi partikel debu kecil dan bulu hewan peliharaan yang meningkatkan polusi udara. Ini dikarenakan partikel debu yang dilepaskan dari karpet menyebabkan masalah paru-paru kronis seperti asma dan batuk terus-menerus. Untuk itu pertimbangkan untuk tidak menggunakan karpet demi mengurangi polusi udara dalam ruangan.

Posting Komentar

0 Komentar