Ticker

6/recent/ticker-posts

Belajar Tatap Muka Hanya SD-SMP dan Harus Dapat Izin Orang Tua Siswa

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi. (Foto: Istimewa)


Penulis: Devina Putri
Editor: Donni Andriawan S.

BALAI KOTA, Bogor24.id - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Hanafi menerangkan, rekomendasi uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) baru diberikan hanya untuk setingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Tidak hanya itu, yang terpenting uji coba PTM ini juga harus berdasarkan izin dari orang tua masing-masing siswa. Pihak sekolah tidak dapat memaksa siswa untuk mengikuti kegiatan pra-PTM di Kota Bogor ini.

Sementara terkait dengan tingkatannya, Hanafi menyebutkan untuk setingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) belum direkomendasikan dan hanya diminta melakukan uji coba untuk Kelas B yang akan masuk ke tingkat SD. Tentu tetap dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

"Kita akan mengupayakan secepatnya sebelum bulan Juli, uji coba akan dilakukan. Kami belum bisa tentukan kapannya. Karena kan kita tidak tahu kondisi kesehatan anak itu. Saya minta PTM ini dipersiapkan. Saya minta izin orang tua kalau tidak izinkan tidak dipaksa," ungkap Hanafi, Rabu (28/4/2021).

Disdik Kota Bogor, katanya, terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satgas Covid-19 Kota Bogor dan stakeholder lainnya dalam menyambut PTM pada Juli mendatang. Tak hanya di dalam sekolah, namun juga saat siswa diluar sekolah.

Mengenai PTM ini, Hanafi menuturkan, sebanyak 73 sekolah yang akan melaksanakan uji coba PTM. Dari total jumlah tersebut di antaranya 37 sekolah SMP dan 36 sekolah SD. Semuanya berasal dari sekolah negeri dan swasta serta diambil dari 6 kecamatan yang ada di Kota Bogor.

Posting Komentar

0 Komentar