Ticker

6/recent/ticker-posts

Banyak Orang Ngabuburit Jalur Tajur Macet

Kendaraan yang mengarah Ciawi terjebak kemacetan di Jalan Raya Tajur mulai dari depan Bank BCA hingga ke Kuntum Farm Field  saat sore hari waktu ngabuburit, Jumat (23/4/2021). Kendaraan dari arah sebaliknya juga mengalami hal yang sama. (Foto: Andri Budiman/Bogor24.id)




Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S.

TAJUR, Bogor24.id - Seolah sudah bosan dan telah beradaptasi dengan kondisi pandemi, banyak orang kini leluasa keluar rumah melakukan beragam aktivitas. Satu di antaranya kegiatan ngabuburit di bulan suci Ramadhan ini.

Fenomena ini memang sudah pasti akan menjadi pemandangan lumrah di berbagai lokasi. Selepas pukul 15.00 WIB atau sesudah waktu salat ashar hingga menjelang waktu berbuka puasa sekitar pukul 17.30 WIB, jalanan akan dipadati kendaraan. Pemandangan serupa juga akan terlihat di pusat-pusat keramaian.

Jika sudah begitu, tak jarang akan mengakibatkan antrean panjang kendaraan. Tidak hanya angkutan umum, namun mobil pribadi hingga motor yang bahkan mendominasi dengan merangsek ke lajur kanan menutupi arus kendaraan dari arah sebaliknya. Biasanya puncak kemacetan ini akan terjadi mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB.

Lokasi yang kerap terjadi kemacetan ini adalah di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor. Di sepanjang jalan ini ada beberapa titik yang rawan dan langganan macet, bahkan saat di luar bulan puasa. Titik ini adalah di depan akses destinasi wisata Kuntum Farm Field, Babadak dan Perumahan Pakuan.

Kemacetan di kawasan ini dibenarkan seorang pengemudi angkutan perkotaan jurusan Cicurug-Sukasari, Pupu. Menurutnya, kemacetan seperti itu terus terjadi setiap hari khususnya di bulan puasa seperti sekarang di waktu ngabuburit.

"Ya, kayak begini. Pasti macet tiap sore di Tajur. Kayak sekarang bulan puasa, banyak orang pakai motor ngabuburit. Bisa setengah jam lebih kejebak macet di sini," ungkapnya.

Hal senada juga dikeluhkan pengemudi ojek online, Mega. Padahal, katanya, di sore hari itu waktunya ramai orderan terutama pemesanan makanan bagi mereka yang akan berbuka puasa.

"Repot banget kalau sudah waktu ngabuburit ini, jalanan semrawut. Padahal buat kita ojol-ojol ini jamnya ramai orderan. Sering akhirnya pesanan makanan pelanggan sudah dingin atau malah kita telat antarnya karena jalanannya macet," katanya.

Posting Komentar

0 Komentar