Ticker

6/recent/ticker-posts

Bahaya Kebakaran, Alasan Biker Harus Turun dari Motor Saat Isi BBM

Pengendara motor mengantre untuk mengisi BBM di SPBU. (Foto: Yudi Effriadi/Bogor24.id)




Penulis: Yudi Effriadi
Editor: Donni Andriawan S.

BOGOR, Bogor24.id - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau biasa disebut banyak orang pom bensin, diketahui banyak memiliki sejumlah aturan dan larangan. Hal itu dibuat oleh pihak pengelola dan PT Pertamina bukan tanpa alasan, mengingat di area tersebut sangat riskan terhadap terjadinya potensi kebakaran.

Sebut misal soal adanya larangan mengaktifkan ponsel, memotret apalagi sampai merokok, yang ketiganya aktivitas paling haram dilakukan ketika mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM). Hingga adanya imbauan untuk mematikan dulu mesin kendaraan saat akan mengisi BBM.

Termasuk ada kebiasaan yang kerap ditemui pada pengendara motor khususnya yang tangkinya berada di bagian depan, yakni enggan untuk turun dari kendaraannya ketika mengisi BBM.

Padahal kebiasaan lumrah yang salah itu sangat tidak disarankan dan membahayakan pengendara, petugas SPBU dan orang lain yang berada di sekitarnya ketika terjadi percikan api.

Karena, jika benar-benar terjadi hal buruk seperti itu akan semakin meningkatkan risiko kebakaran di SPBU dan potensi menimbulkan korban jiwa. Sebab, ketika pengendara tidak turun dari motornya dan terjadi percikan api dipastikan akan langsung spontan melompat dan membuat kendaraannya terjatuh dengan posisi lubang tangki yang masih terbuka.

Tentunya BBM yang ada di dalam tangki akan ikut kembali tumpah bersama dengan (mungkin) sisa tetesan BBM yang ada di bagian bawah. Potensi kemungkinan api menyambar dan merembet ke mesin dispenser dan apapun yang ada di dekatnya semakin terbuka.

Oleh karena itulah, mengapa ketika pengendara motor saat mengisi BBM diwajibkan untuk turun terlebih dulu dari motor dan mematikan mesin kendaraannya. Agar hal di atas terjadi bisa langsung menyelamatkan diri dan risiko fatalitas yang lebih besar pun bisa diminimalisir.

Posting Komentar

0 Komentar