Ticker

6/recent/ticker-posts

Mudik 2021 Dilarang, PHRI Kota Bogor Tetap Optimis


Ketua PHRI BPC Kota Bogor Yuno Abeta Lahay. (Foto: Dok. Pribadi)



Penulis: Devina Putri

Editor: Donni Andriawan S.


BOGOR KOTA, Bogor24.id - Meskipun pemerintah sudah secara resmi mengeluarkan kebijakan larangan mudik pada musim lebaran 2021 ini, namun Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor tetap optimis jika sektor yang satu ini tidak akan terlalu terdampak secara signifikan.

Pernyataan itu disampaikan Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay, Selasa (30/3/2021), menanggapi adanya kebijakan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat.

"Sebetulnya kecewa, tapi kita tetap optimis. Menurut pembelajaran saya, Kota Bogor tidak terlalu terdampak. Karena kalau bicara center mudik awal itu dari Jakarta, jadi tidak terlalu terdampak dari segi bisnis. Meskipun dari penurunan pasti ada karena lalu lintasnya jadi terbatas,” kata Yuno.

Hanya saja dia menilai jika kebjakan tersebut malah akan menimbulkan persoalan baru. Yakni para pemudik akan berusaha "kucing-kucingan" dengan petugas di lapangan, di mana mereka akan menggunakan jalan atau jalur-jalur kecil yang minim pengawasan. Sehingga akan berdampak pada tumbuhnya sektor informal.

“Kami selaku pelaku usaha jadi merasa tidak adil, perkonomian yang tumbuh di sektor informil. Pedagang dadakan dan pasar tumpah. Jadi perhatian pemerintah harusnya ke arah sana,” imbaunya.

Yuno pun menyebutkan, kebijakan tersebut akan disayangkan pelaku usaha di sektor lain. Itu lantaran perekonomian di Kota Bogor baru mengalami peningkatan. Vaksin juga memberikan dampak positif bagi ekonomi. Bahkan okupansi hotel selama satu pekan terakhir sudah mencapai 63 persen.

“Pada dasarnya kami tetap optomis, dengan pasar lokal pun kita tetap optimis. Kita berperan sebagai pelaku destinasi saja. Nanti hotel dan restoran sebagai sarana pendukungnya,” jelas Yuno yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Bogor.


Posting Komentar

0 Komentar